Typo, sebagian dari konflik.
''kakak, ada teman yang datang'' suara Seira menggema dikamarku. Hari ini adalah hari pertama liburan musim semi. Aku yang awalnya tidur dengan nyaman merasa terganggu oleh panggilan adikku.
Dan dengan lancangnya adikku itu malah menarik selimutku, membuatku mau tak mau bangun dari tidurku ''kenapa sih ra? Jangan ganggu deh!'' aku mencoba menarik selimut yang sebelumnya ditarik oleh Seira
''itu lho, ada temanmu yang datang'' kata Seira
''haa? kan ini masih pagi? siapa sih?'' aku bangkit dengan malas, melihat kearah jam yang ada diatas pintu kamar. Ternyata jam menunjukkan pukul 10 pagi.
''lihat saja sendiri sana!''
''ini kan hari libur? Aku ingin bangun siang!'' kataku kembali menarik selimut yang sempat dirapikan oleh Seira.
''alah, bangun! Atau kau akan menyesal jika tidak menemuinya'' kata Seira kembali menarik selimutku
''ya ya, siapa sih?''
''ah, itu,... aku tidak tau'' jawab Seira sambil tersenyum-senyum penuh arti. Aku jadi curiga.
''tidak kenal?''tanyaku
Seira menggeleng, aku membetulkan piyamaku dan pergi kekamar mandi hanya untuk bergosok gigi dan membasuh muka. Kemudian aku keluar kamar dengan malas, benar-benar masih dalam keadaan berantakan khas bangun tidur.
Mungkin Kihyun atau Lia, teman sekelasku. Mereka bilang akan berkunjung ke Gangnam dan mampir kerumah hari ini. Liburan musim semi pasti ramai di Gangnam. Apalagi banyak turis dan wisatawan asing datang.
Aku membuka pintu malas ''ya! bisakah kalian menghubungiku dulu sebelum dat-- Eh,...
''hallo!'' wajah Taehyung yang ceria muncul dihadapanku.
''kenapa? kenapa kamu selalu begini?''
''apa ini? kepalamu kusut sekali. huahahahaha,.... Taehyung terbahak sampai memegangi perutnya.
''dasar Seira! Katanya dia tidak mengenalmu. Wah, aku harus ganti baju'' kataku memutar badan untuk kembali masuk kedalam rumah. namun sepertinya Taehyung tak mengijinkannya. Dia menarik kerah baju ku dari belakang.
''jangan! jangan. Yoongi yang kusut dan memakai piyama sangat lucu'' katanya sambil menarikku dalam pelukan
''taehyung bodoh!'' aku memberi pukulan kecil didadanya. Dia hanya terkekeh.
''kamu kelihatan sehat saja?''
''tidak! Aku demam selama tiga hari karena kamu harus mengulang tahun depan. Tapi sekarang jadi sehat karena bertemu dengan Taehyung'' kataku, menduselkan kepalaku pada lehernya, sedangkan Taehyung semakin mengeratkan pelukannya.
''bagus dong kalau begitu, ternyata aku adalah obat yang manjur'' taehyung tertawa
''tapi, kenapa tiba-tiba?'' tanyaku mengangkat wajahku, menatap wajah Taehyung yang lebih tinggi dariku.
''sebenarnya aku akan mengikuti kursus persiapan di Gangnam mulai bulan April'' jawab Taehyung sambil memberi cubitan kecil pada hidungku.
''oh ya?''
''kali ini aku akan mencari apartemen di Gangnam. dan mulai april aku akan pindah''
''benar? sungguh?''
''ya, karena aku ingin kuliah di universitas kedokteran di Gangnam, orang tuaku setuju, tidak ada masalah''
''wah, bagus dong''
''dan karena aku akan menjadi dokter dan meneruskan cita-cita ayah, mereka benar-benar senang dan menyayangiku''
''aku juga ikut senang Tae''
''dan lagi, karena aku dekat dengan Yoongi, tahun depan aku pasti akan lulus dengan memuaskan, iya kan?'' katanya penuh keyakinan, dan aku memberi jawaban dengan sebuah anggukan.
Taehyung tersenyum ceria, dia selalu tiba-tiba begini. Taehyung mengusap kepalaku. Lalu menciumku. Sesaat aku biasa saja, tapi sesuatu mengingatkanku. Astaga, dibalik pintu ini ada Seira dan orang tuaku, bagaimana ini? Apa yang aku katakan jika mereka melihatnya.
Aku mencoba menggeliat, mendoorng Taehyung yang malah mengeratkan pelukannya ditubuhku. Astaga, kenapa sulit sekali.
''Taa, Tae.... please,.... Taehyung kumohon dengarkan dulu!'' kataku mendorong Taehyung kuat sampai ciuman kami benar-benar terlepas. Tampak terlihat jika Taehyung memajukan bibirnya cemberut.
''dibelakang pintu ini ada Seira dan orang tuaku''kataku, membuat Taehyung tersenyum, kemudian menarikku kearah samping rumah,
''sekarang mereka tidak akan melihatnya'' kata taehyung mendorongku pelan sampai tubuhku membentur tembok yang ada dibelakang.
''hah? apa uummptt,.... Taehyung kembali menciumku, kedua tangannya memeluk tubuhku dengan erat. sepasang matanya terpejam dengan bibir yang terus saja mengecap bibirku, sangat pintar, apakah dia sering melakukannya?
Akhirnya ku turuti keinginannya, kubalas pelukannya, kemudian ikut menutup mata, hanyut dalam permainan yang Taehyung buat. Yah, kadang ada yang tidak baik seperti ini. Seperti kabur dari rumah misalnya.
Sekarang dengan adanya Taehyung bersamaku, pasti akan bersambung peristiwa dan petualangan baru. Disamping rumah ini, dalam pelukan Taehyung aku berpikir, setelah berakhir musim dingin yang panjang, saat ini datang musim semi untuk kami berdua. Mulai saat ini kami akan selalu bersama.
Taehyung melepaskan ciumannya setelah memberi gigitan kuat dibibirku. senyumnya terulas dengan jemari yang mengusap daguku yang basah karena air liur kita. Nafas kami sama-sama tersengal, dengan tatapan yang tak pernah berubah. Ini sangat berbeda dari yang dulu.
Taehyung membenturkan keningnya pada keningku, memberi tatapan lembut yang membuat hatiku luluh. Nafas kami masih sama-sama berat, tapi senyumnya terulas ketika dia merasakan tanganku gemetar.
"kenapa?"tanyanya
"tidak, kurasa aku akan bahagia"
"aku akan membahagiakanmu" Taehyung memberi kecupan sekali lagi pada bibirku. Astaga, jantungku hampir meledak rasanya.
"bibirmu manis" godanya. Lengkap dengan senyum aneh yang terlihat seperti seringaian.
"ngaco!"ku dorong bahunya pelan, membuatnya hanya tertawa pelan
''yoongi, aku menyukaimu!'' katanya dengan suara yang berbeda dari yang tadi, sorotan matanya juga berbeda, begitu serius.
''aku juga''
''sangat suka?''
''iyaa''
Taehyung tersenyum, kembali memberi pelukan hangat yang langsung ku balas.Mulai sekarang, aku akan hidup bersama Taehyung, membagi suka duka bersama.
.....,End,...
Berakhir sampai disini. Tidak ada tambahan chapter.

YOU ARE READING
Wishes Come True (complete)
FanfictionPacar dan sahabatku, mereka berdua telah menghianatiku! saat terbakar cemburu, tiba-tiba saja aku bertemu seseorang yang sedang kabur dari rumahnya. setelah mengenal Taehyung, apakah aku bisa melupakan Jungkook? Boy x Boy Star : 30 Januari 2019 Fini...