Chapter 2

234 23 23
                                    

Brandon P.O.V

Ahh hari ini benar-benar melelahkan. Aku langsung saja pulang setelah selesai dengan latihan basket di kampusku. Membaringkan tubuhku yang lelah dan masih dengan kaos basah penuh keringat. Hahh rasanya malas sekali ingin mandi, tetapi itu harus kulakukan. Tapi tunggu sebentar, aku ingat sesuatu. Aku menolehkan pandanganku ke sebuah buku Novel romance yang ada di atas meja belajarku. Tentu saja itu bukan milikku. Seorang Brandon Gafriell menyukai Novel romansa remaja yang membuat banyak gadis bergalau ria dan terhanyut itu? Tidak mungkin, dari judulnya saja sudah membuatku merinding. Itu bukan milikku. Justru aku masih mencari siapa pemiliknya. Kasihan sekali Novel itu, sudah hampir sebulan kudiamkan diatas meja. Tapi saat melihatnya, gadis itu....Apakah dia itu gadis yang bertabrakan denganku waktu itu ?

Flashback

Ketika aku ingin berjalan masuk kesebuah toko buku, aku bertabrakan dengan gadis ini, waktu dia baru saja berjalan keluar dari toko yang sama yang ingin kudatangi. Entah malu atau memang dia seperti itu, tetapi dia terus menundukkan kepalanya yang membuatku tidak bisa melihat wajahnya.

"Ehmm maaf" aku mendengar suara lembutnya saat ia membungkukan badannya untuk meminta maaf padaku sebelum akhirnya pergi dengan terburu-buru. Padahal aku belum sempat memarahinya karena telah menabrakku. Heh dasar gadis aneh, sepertinya ia terburu-buru sampai tidak menyadari salah satu buku tebalnya jatuh. Kuambil buku tebal yang adalah Novel bergenre romance itu, dan memalingkan wajahku berniat untuk memanggil gadis tadi, tapi dia sudah tidak terlihat.

Yasudahlah kalau memang begitu. Aku pikir lebih baik aku membawanya, siapa tahu suatu hari buku ini kembali ke tangan pemiliknya.

End of flashback

Tok Tok Tok

Siapa lagi itu, aku sedang bermalas-malasan disini. Kenapa selalu saja ada yang mengganggu.

Tok Tok Tok Tok Tok

Seseorang yang tidak sabaran itu...aku tahu siapa itu. Dia pasti.......

"Kak Brandon, bolehkah aku masuk ?" Aku memutar bola mataku malas saat mendengar suara cemprengnya itu. Lagipula, kenapa dia harus bertanya padaku jika saat aku bilang tidakpun dia akan tetap masuk kesini. "Yuhuuuu kak Brandonnnn~~?" Aku tetap diam tanpa suara sembari bangun dan duduk diatas ranjang. Biarkan saja gadis cempreng itu berteriak diluar sana.

Tok Tok Tok Tok Tok

"Brandon Gafriell, aku tahu kamu didalam sana. Oke aku akan masuk, terimakasih kakak" dia membuat suaranya terdengar manis dan itu membuatku mual. Dan... Tada.... lihatlah, tanpa ijin si empunya kamarpun dia akan tetap masuk.

Si gadis kecil menyebalkan, apakah dia tidak bisa tenang sedikit saja. Ya dia adalah Yerisa Adrianne. Kenapa dia disini? Ya dia tinggal disini. Kenapa dia tinggal disini? Ya karena dia memang tinggal disini. Maksudku adalah ceritanya akan sangat panjang jika aku menjabarkan secara detail bagaimana dia bisa tinggal disini bersamaku dan keluargaku. Secara singkat salah satu kerabat jauhnya menikah dengan salah satu Pamanku, dan kedua orang tuanya tinggal di desa sedangkan dia bersekolah di sini. Karena dia masih anak Sekolah Menengah Atas dan belum bekerja sehingga tidak mampu mencari uangnya sendiri, jadi ibuku, Nyonya Gafriell menawarkan agar dia tinggal disini bersama kami. Awalnya memang sedikit canggung, karena dirumah kami keluargaku semua pria, kecuali ibuku. Ayahku tentu saja, kakak laki-lakiku dan aku. Tapi akhirnya perasaan canggung itu berubah dan dia benar-benar seperti seorang adik perempuan kesayanganku dan kakakku, dan jangan lupakan tuan dan nyonya Gafriell yang ikut memanjakannya layaknya putri mereka sendiri.

Akhirnya yasudah, disinilah dia sekarang, duduk dipinggir ranjangku, sedangkan aku kembali membaringkan tubuhku di tengah ranjang.

"Ini sudah malam, kenapa kamu masih keluyuran seperti ini? Kamu tahu, rambut panjangmu yang dibiarkan tergerai di malam hari itu sangat menakutkan?"

"Little Cupid" - Remake BaekHera Ver. (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang