Love Of A Killer: Epiloge

20.2K 1K 289
                                    

Setelah sampai di rumah sakit, dokter menempelkan semua peralatan medis, mulai dari selang infus dan sebagainya. Dokter melakukan hal yang terbaik, kemudian memasang kejut jantung agar kembali. Dokterpun yakin kalau Gemma masih hidup. Tetapi sayang, hal yang di lakukan dokter semuanya sia-sia, detak jantungnya tak mau kembali.

"Dokter bagaimana?" ujar Xiao Yen.

Dokter itu terdiam sesaat, kemudian berbicara. "Maaf, kami sudah melakukan yang terbaik."

Leo lemah tak berdaya, kemudian dengan lunglai masuk kedalam ruangan itu. "Apakah ini pilihanmu, kamu berjanji padaku tidak akan meninggalkan aku, tapi kenapa kamu justru pergi sekarang, di saat aku mulai berbahagia dengan mu?"

"Leo, kenapa kamu menangis? Siapa yang kamu tangisi?" Seru seseorang dari ambang pintu.

Xiao Yen, Andreas, dan Leo menoleh dan melihat siapa pria yang berdiri di pintu itu, Kemudian Leo berbicara. "Siapa kamu?"

Pria itu membuka hodie nya, lalu mata Leo, Xiao Yen, dan Andreas terbelalak lebar saat tau siapa pria itu.

"Gemma, kamu kamu... jika kau masih hidup lalu ini siapa?" ujar Leo tak percaya.

Gemma mendekat, kemudian menghapus air mata Leo. Lalu ia pun berbicara. "Aku memalsukan diriku, dia bukan aku. Saat aku pergi kepemakaman, aku tau kalau Gevin akan mengikutiku. Lalu aku pergi menemui anak buahku, dan dia memakai topeng yang aku buat mirip denganku. Lalu aku pergi kembali kemarkas kalian, tetapi kalian sudah tidak ada."

Buuuuuk

"Aaawww aduh, kenapa kau memukul ku ha?" seru Gemma kepada Leo.

"Kamu nakal, lain kali kamu membuat ku khawatir aku akan menghukummu." ujar Leo.

"Hukum saja, aku ikhlas." seru Gemma sambil menyentuh adik kecil Leo. Membuat Leo sedikit bernapsu.

"Tapi bagaimana bisa, dan ini?" seru Andreas.

Saat itu, saat Gemma sedang pingsan dan Gevin juga seluruh anak buahnya tertidur Beberapa anak buah Gemma datang menyelamatkan Gemma dan menggantu tubuh Gemma dengan orang lain, anak buah Gemma yang sudah mati.

"Ekheeeem, yah kita disini jadi anti nyamuk." ujar Xiao Yen.

Mereka pun tertawa bersama....

Dua tahun kemudian...

Setelah menjalani hukuman penjara selama dua tahun lamanya, Gemma pun akhirnya bebas. Kembali menghirup udara segar. Gemma berjalan keluar dari gerbang, dari balik gerbang sudah ada Leo yang menunggu dengan setia. Leo pun memutuskan untuk berhenti dari dunia kepolisian bersama Andreas. Gemma tersenyum kearah Leo, Leo pun membalas senyuman manis itu. Lalu mendekat dan memeluk kekasihnya.

"Aku merindukanmu," ujar Leo sambil memeluk dan mencium bibir Gemma.

"Aku juga merindukanmu," balas Gemma.

Mereka pun masuk ke mobil, dan melanjutkan perjalan mereka. Gemma pun membuka suaranya memecah keheningan. "Apa rencana kedapannya, aku minta maaf karena aku kau jadi mundur dari kepolisian."

"Bukan salahmu sayang, aku yang menginginkannya sendiri. Aku sudah menyiapkan paspor dan visa untuk kita pindah dan keluar dari kota yang penuh kenangan pahit ini. Kau tidak keberatankan?" seru Leo sambil mencium punggung tangan Gemma.

"Aku terserah padamu saja, sebagai istri yang baik ikut suami aja, eh." ujar Gemma.

"Tapi hukumanmu masih ada," ujar Leo.

"Hukuman apa lagi?" tanya Gemma.

"Ada deh, nanti kalau sudah sampai di tempat tujuan kita sayang." ujar Leo.

BL- Love Of A Killer (Revisi)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang