part #10

791 28 0
                                    

Selamat membaca dan semoga kalian suka😍😍

Happy Reading :)
Typo bertebaran mohon dimaklum🙏🙏

***

Gak usah gangguin aku! Udah cukup kamu bikin aku dibenci sama orang yang kamu suka, jangan sampai orang yang aku suka juga benci sama aku!

~ Geby ~

🍂🍂

Kenneth mencekal tangan Rere saat melihat perempuan itu berniat untuk masuk ke dalam mobil. Rere berusaha melepaskan tangan Kenneth, tapi ia kalah tenaga dengan Kenneth.

"Ikut aku!"

Saat tangan Kenneth sedikit melonggar, Rere menghempaskan tangan cowok itu dengan sedikit kasar. "Gue gak ada waktu buat bahas hal yang gak penting!"

Kenneth mencekal kembali tangan Rere, kali ini sedikit kuat sehingga meninggalkan rasa sakit di sana, membuat Rere meringis pelan. "Gak usah pake cekal tangan gue!"

"Berhenti buat ngelakuin hal yang nggak-nggak sama Geby, Re ... aku mohon!"

Raut wajah Rere menjadi datar seketika mendengar permintaan cowok itu. Rere manatap dingin Kenneth meski tangannya terasa begitu sakit, tapi itu tidak seberapa dengan apa yang ia rasakan selama ini.

"Urusan gue bukan urusan lo! Paham?" tegas Rere memperingatkan Kenneth.

"Nggak!" sahut Kenneth, "aku gak pernah paham sama apa yang kamu lakuin selama ini, Re. Kamu terlalu nutupin alasan kamu ngelakuin semuanya. Aku gak ngerti kenapa dulu kamu selalu bilang bahwa urusan aku sama Lyra itu urusan kamu, sedangkan urusan kamu bukan urusan aku sama Lyra. Kenapa, Re?!"

Rere hanya diam tak berani menatap mata Kenneth yang memohon atas jawabannya.

"Re ...."

"Karena lo gak pantes berurusan sama urusan gue!"

Rere masuk ke dalam mobilnya, membiarkan Kenneth berdiri mematung di sana. Rere membunyikan klakson mobilnya cukup keras membuat Kenneth bergeser, memberi jalan Rere untuk melewatinya.

Kenneth menatap lirih kepergian Rere, sekeras itukah hati Rere? Kenapa ia sulit sekali mendapat jawaban ataupun percakapan yang menenangkan dengan perempuan itu? Kenapa Rere selalu membencinya tanpa alasan?

Kenneth menaiki motornya dan melajukannya meninggalkan pekarangan sekolah. Namun saat di halte bus, Kenneth melihat Rere yang menghentikan mobilnya di sana dan menghampiri seorang perempuan di sana.

"Geby ..." gumam Kenneth.

Kenneth menghentikan motornya untuk melihat Rere dari kejauhan. Apa ia akan kembali membully Geby? Di luar sekolah?

Kenneth segera turun dari motornya saat Rere mendorong bahu Geby dengan kasar dan pergi begitu saja. Kenneth berlari untuk menghampiri Geby dan bertepatan saat itu juga Geby melihatnya, membuat Kenneth yang sudah berada lima meter di depan Geby berhenti berlari.

Kenneth hanya diam saat Geby melihatnya dengan amarah yang tertahan, Kenneth bisa mengetahuinya melalui mata Geby yang tampak memerah dan tangan yang terkepal.

Perlahan, Geby melangkahkan kakinya mundur berniat untuk menjaga jarak sekaligus menjauhi cowok itu. Dengan Kenneth bisa membuat siapa saja membencinya dan marah. Geby mengangkat tangannya dan menunjuk wajah Kenneth.

"Berhenti di sana! Jangan melangkah meskipun itu hanya satu senti!"

"By ...."

"Gak usah gangguin aku! Udah cukup kamu bikin aku dibenci sama orang yang kamu suka, jangan sampai orang yang aku suka juga benci sama aku!"

FAKE CUPU [New Version - On Going]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang