🍁9🍁

231 30 4
                                    

Cantik.

Sebuah kata yang dapat mendefinisikan keadaan Jisoo di sore itu. Bahkan terlalu cantik untuk membuat para pria yang melewatinya rela memperlambat langkah mereka hanya untuk dapat mengamati wajah cantik itu sedikit lebih lama.

Jisoo terus tersenyum manis pada orang-orang yang berlalu lalang di taman bermain itu. Sesuai perjanjian, sore ini ia dan Suho akan berjalan-jalan menghabiskan waktu bersama.

Jangan tanyakan bagaimana kelanjutan dari pelukan yang Suho lakukan kemarin, sungguh, Jisoo tidak akan sanggup untuk menceritakan nya.

Meskipun hanya sebuah pelukan hangat dan kata sayang sebagai sahabat, namun hal itu sudah membuatnya bahagia, bagi Jisoo, bisa berada di sisi Suho dan membuat pria itu tersenyum merupakan hal lebih dari cukup, walau pria itu sama sekali tidak bisa membalas perasaan nya sekalipun.

Jisoo menyerti ketika menyadari sesuatu.

Jam.

Astagah, sepertinya dia terlalu bahagia sampai-sampai tidak memperhatikan waktu, dan sekarang sudah lewat satu jam dari waktu yang mereka tentukan. Tapi pria itu bahkan belum menunjukan kehadiran nya.

Apa dia membatalkan nya?

Jisoo menggeleng, dan cepat-cepat membuang pikiran itu dari kepalanya. Tidak, tidak mungkin, Suho sudah berjanji pada nya, dan Suho tidak pernah mengingkari janji nya pada Jisoo, setidaknya itulah yang terjadi selama Jisoo mengenal pria itu.

Suho pasti akan datang.

Jisoo yakin itu.

🍁🍁🍁


Sementara di lain tempat, seorang pria terlihat sedang menggandeng mesra tangan seorang perempuan yang berjalan beriringan bersama nya memasuki kawasan bioskop yang ramai di penuhi oleh orang-orang yang mengantri untuk membeli tiket ataupun sekedar duduk untuk menunggu jam tayang film mereka.

"Kau mengantrilah untuk membeli tiketnya, aku akan membeli popcorn dulu" ucap Suho pada kekasihnya, yang tidak lain adalah Irene.

Irene tersenyum "baiklah"

Suho melangkahkan kakinya berjalan meninggalkan kekasihnya itu dan menuju tempat penjualan popcorn. Namun, belum sampai di tempat penjual tersebut, tiba-tiba langkahnya terhenti ketika ponsel nya berdering.

Kedua bola mata pria itu terlihat membulat sempurna ketika melihat nama yang tertera di layar ponsel nya.

Sooyaa is calling....

Flashback on

Suho baru akan menjalankan mobil nya menuju tempat janji nya dengan Jisoo ketika kedua mata nya menangkap sosok perempuan yang cukup di kenalnya, berjalan memasuki perkarangan rumah nya.

Irene. Apa yang dilakukan wanita itu di sini? .

Suho turun dari mobilnya dan berjalan menghampiri kekasihnya itu. "Irene?"

"Kejutann!!"

Suho menyeritkan kening nya, bingung dengan yang dikatakan wanita di depan nya itu. "Apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Suho.

"Bukankah kita akan pergi menonton hari ini" ujar Irene masih dengan senyum yang sama.

"Nonton, hari ini, bukankah kau bilang kita akan nonton besok, bukan hari ini?" Ucap Suho mencoba memastikan ingatan nya.

"Yaa, kau benar, tapi ku pikir lebih baik kita pergi hari ini saja, aku sangat bosan di rumah seharian ini dan lagi pula besok sepertinya aku akan sibuk mengurus skripsi kuu"

My Love, Your Love, And Her LoveTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang