Chapter 26💕

121 25 3
                                    

Author POV

Jiheon nungguin di depan dorm, dia liat ada mobil putih yang menghampiri dia. Kayaknya itu mobil yang dinaikin Sohee. Ternyata bener dugaan Jiheon, Sohee keluar dari mobil putih itu, dan langsung memeluk Jiheon.

"Jiheoonnnn, aku kesel banget ihh" Sohee masih menangis, Jiheon memeluk sahabatnya itu dan mengelus rambutnya Sohee.

"Ngomong didalem aja yuk, malu ih diliatin banyak orangg. Jangan nangis ntar makin jelek, masa cowo kayak gitu kamu tangisin, yuk masuk" Jiheon narik pelan tangan Sohee, dia bawa Sohee ke kamarnya.

"Sohee mau makan apa? Biar aku pesenin" Jiheon tuangin air putih ke gelas, dan ngasih gelas itu ke Sohee.

"..apa aja dah Heon, yang penting makan" Sohee mengusap air mata dengan tangannya.

Jiheon gak pesen makanan ke grabfood, tapi dia mau minta tolong eunsang buat beliin mereka makanan. Tepat saat Jiheon mau hubungi eunsang, eunsangnya nelpon Jiheon duluan.

"Halo Sang, kenapa?" tanya Jiheon.

"Sohee udah nyampe ke dorm lu?" tanya eunsang.

"Hooh udah. Oiya, sekalian beliin makan ya, ayam kfc aja gapapa. Kasian Soheenya kelaperan" kata Jiheon.

"Asyiap bosqu" eunsang nutup telponnya.

******

Selama nunggu eunsang bawain makanan, Jiheon nontonin dramanya Guanlin di yutub, sedangkan Soheenya tidur.

*tok, tok*

"Permisi, grabfoodnya mba" eunsang buka pintu kamar Jiheon.

"Masuk Sang, nih cewe lu lagi tidur" Jiheon ambil makanannya, dia nyiapin piring buat mereka makan. Sedangkan eunsangnya nyamperin sohee.

"By, makan dulu yuk. Makanannya udah dateng" eunsang ngelus pipinya Sohee.

"Dilarang bucin heh, ini ayamnya kebanyakan ya? Aku sekalian panggil kak Jaemin dah" Jiheon langsung nelpon Jaemin, ternyata si Jaemin lagi kerja kelompok di dorm cewe juga. Gak lama setelah Jiheon nelpon Jaemin, yang ditelpon langsung masuk kamar Jiheon.

"Waw banyak sekali ayamnya, makasih eunsangg" Jaemin langsung makan duluan.

"Hih diamahh, bukannya nunggu yang lain malah langsung makan aja" Jiheon ambil ayam yang diambil Jaemin.

"Ihh kan aku laper, ayo buruan dimakan, nanti kalo kelamaan gak enak" kata Jaemin.

"Sohee mau cuci muka dulu?" eunsang lagi bersihin belek di mata Sohee.

"Engga usah, langsung makan aja" kata Sohee.

Mereka makan bersama deh, Jaemin suap-suapan sama Jiheon, sedangkan eunsang suap-suapan sama sohee.

Yang jomblo jangan iri iaaa
-author

******

Sohee POV

Setelah makan bersama, kita beres-beres dulu biar lebih enak ceritanya. Karena kebersihan itu sebagian dari iman, bener kan guys? Habis beres-beres kita duduk melingkar, aku mulai cerita tentang kejadian tadi.

"Aku liat sendiri lho tadi di kantornya, kak Soobin udah siap-siap pulang bareng sama Lia, gak sih bukan pulang bareng tapi kencan. Sekarang aku tau mereka ternyata ada hubungan dibelakang aku. Ya kesel lah mending aku nemenin Jiheon hari ini daripada pulang ke rumah kak Soobin" Jelas aku.

"Terus kamu mau disini berapa lama?" tanya Jiheon.

"Yaa gatau pokoknya aku males pulang ke rumah kak Soobin. Aku pengen cepet-cepet pulang ke Indonesia. Gak peduli lagi dan aku males pertahanin hubungan aku dengan kak Soobin. Jelas kak Soobin lebih milih Lia" kata aku.

"Jangan gitulah, mending selesain baik-baik sama kak Soobin untuk kedepannya gimana. Kalo kamu pulang ke Indonesia bisa-bisa keluarga kak Soobin juga ikut campur sama masalah kamu, dan itu malah bikin tambah rumit" bener juga sih kata eunsang. Cuma aku lagi males banget ketemu sama kak Soobin.

"Hari ini Sohee bilang dulu ke kak Soobin kalo Sohee tidur di dorm nya Jiheon. Besok omongin masalahnya sama kak Soobin ditemenin sama Jiheon" kata kak Jaemin.

"Okedeh kak" aku otw chat kak Soobin kalo aku hari ini mau tidur di dormnya Jiheon.

"Kita pamit pulang ya. Jiheon jagain Sohee nya, awas lo apa-apain" eunsang ngelus pucuk rambut aku. Setelah itu eunsang dan kak Jaemin keluar dari dormnya Jiheon.

"Senengnyaa kamarku rapih banget, temen-temenku ini emang gak pernah ngerepotin" kata Jiheon.

"Aku juga jadi agak lega sih udah cerita ke kalian, hehe" aku rebahan di kasurnya Jiheon.

"Kamu udah yakin sama keputusan kamu, apapun yang akan terjadi nantinya?" tanya Jiheon yang ikut rebahan disamping aku.

"Iya, daripada aku menderita mendingan aku akhiri semua ini" kata aku.

******

Hari ini aku pulang kerumah kak Soobin ditemenin sama Jiheon naik grabcar.

*tok tok*

"Kamu ngapain pulang?" kak Soobin bukain pintu rumah.

"Aku, mau pamit. Maaf aku udah ngerepotin disini" aku shock liat kak Soobin kayaknya mau marah sama aku. Pas aku pengen jalan ke kamar, tangan aku ditahan sama kak Soobin.

"Aku boleh jelasin sesuatu gak sama kamu? Duduk dulu, aku ceritain" kata kak Soobin.

"Semuanya udah jelas kan? Kakak lebih milih Lia daripada aku kan? Udahlah aku mau pergi dari sini" aku udah emosi. Tapi Jiheon megangin pundak aku.

"Dengerin dulu ceritanya kak Soobin, gak boleh emosi, ayo duduk" Jiheon nuntun aku untuk duduk di sofa. Kak Soobin kayaknya jalan ke dapur ambil minum.

******

Author POV

Semuanya hening setelah Soobin ambil minum buat Sohee dan Jiheon. Soobin mengusap wajahnya frustasi, kemudian mulailah dia angkat bicara.

"Aku selama ini bantu Lia jagain anaknya. Dia tinggal di kontrakan bersama dengan anak dan baby sitternya. Suaminya pergi meninggalkan dia dan anaknya.. aku cuma mau bantu Lia kok. Maaf kalo selama ini aku ragu buat bilang ke kamu.. dan aku gak pernah jalan-jalan sama Lia, cuma ke kontrakannya aja. Setelah anaknya Lia tidur, aku baru pulang ke rumah" kata Soobin.

".. Aku gak papa kalo kakak lebih milih Lia dibanding aku. Aku sudah.. cukup terpaksa ngejalanin hubungan ini, aku menikah dengan kakak karena aku gak mau kecewain ayah sama keluarga kakak. Hubungan ini.. yang sedari awal gak aku setujui.. bahkan aku sama eunsang belum ada kata putus. Maaf kak, a-aku mau udahan" Sohee mengatakan itu sambil menangis dan mengusap air matanya. Jiheon mengusap pundak Sohee.

"Sohee, aku masih gak bisa ngelepas kamu. Aku mohon, tarik ucapan kamu" Soobin menghampiri Sohee, dan menggenggam tangan Sohee. Tapi Sohee melepaskan genggaman tangan Soobin.

"..engga kak. Aku udah memikirkan keputusan ini. Aku gak bisa melanjutkan hubungan ini sama kakak. Aku mau pulang ke Indonesia" Sohee berjalan keluar rumah. Soobin mau nyusul Sohee, tapi ditahan sama Jiheon.

"Maaf kak, bukannya aku mau ikut campur. Tapi aku mohon turutin keputusan Sohee, biar dia engga tersakiti lagi. Permisi kak" Jiheon pun menyusul Sohee. Soobin balik ke rumah dengan perasaan yang sangat sedih.

____________________________________

Annyeong yoongdeeps imnida. Aku nulis chapter ini sambil ikutan sedih juga baca alurnya liat mereka akan berpisah:(

Aku telat gak sih mau ngucapin, happy birthday buat uri leader papa han seungwoo💕 aku sebenarnya udah ngepost sih di vlive, entah kebaca apa engga, yang penting semoga papa han bahagia selalu~


Youth ㅡ Lee EunsangTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang