part 9

22.5K 1.1K 19
                                        

Budayakan vote ❤️

Kadang, manusia selalu mengeluh terhadap tuhan. Tapi mereka tidak pernah tau tujuan di balik hal itu. Mereka hanya mampu mengeluh dan mengeluh menganggap tuhan jahat memberikan ujian atau sesuatu hal yang bahkan hal itu yang akan mengantar kan mereka ke puncak kebahgiaan nya.

Enah lah apa yang ada dalam pikiran mereka hanya tau mengeluh dan menyalahkan tuhan atas segala hal yang menimpa nya.

Tapi apakah sedikit saja mereka berpikir apa tujuan tuhan memberikan cobaan itu? Tidak! Sedikit pun mereka tidak pernah berfikir seperti itu. Karna yang ada dalam pikiran mereka adalah tuhan yang salah karena memberikan cobaan yang menurut mereka sangat menyiksa.

Padahal hal tersebut belum seberapa dari hasil yang akan mereka dapat kan nanti nya.

Sama seperti hal nya dengan seorang gadis yang tengah duduk di sofa kamar nya menghadap ke luar jendela kamar nya.

Dia adalah Aiyla, dia tengah memikirkan tentang takdir yang selalu mempermainkan nya. Dia sama sekali tidak mengerti tentang permainan takdir kepada nya.

Tapi satu yang dia minta, jangan menguji nya lebih dari satu stengah tahun yang lalu karna dia sangat tidak sanggup jika takdir mempermainkan nya lebih dari satu stengah tahun lalu atau bahkan lebih dari itu.

Cukup sudah dia kehilangan jati diri nya dan juga seluruh kebahagiaan nya. Sudah cukup! Aiyla tidak ingin kehilangan lagi.

Ckleekk----

Pintu bernuansa eropa itu terbuka memperlihat kan seorang pria yang berbadan tegap dengan memakai kaos putih polos dengan celana jins hitam dengan kedua tangan di masukkan ke dalam saku celana.

Perlahan pria itu memasuki ruangan yang bernuansa eropa klasik itu. Dia dapat melihat seorang gadis sedang memandang kosong ke arah luar jendela nya.

Dia adalah aiyla dan pria yang memasuki ruangan tersebut adalah alfa. Dia belum pulang karna dia harus meluruskan semua nya ke pada aiyla dan dia akan membawa aiyla bersama nya.

Perlahan dia mendekati aiyla setelah alfa sudah sampai di dekat aiyla dia memegang bahu aiyla. Dan benar saja gadis itu sedang melamun buktinya tubuh gadis itu menegang saat dia memegang nya.

"Ngapain loh?" Tanya aiyla tanpa mengalih kan pandangan nya kedepan degan sorot mata elang nya.

"Aku mau jelasin soal dulu aku ninggalin kamu" jelas alfa degan sorot teduh nya menatap gadis di depan nya ini.

"Nggak perlu" jawab aiyla dengan nada dingin nya.

"Ini perlu" ucap alfa lagi yang kali ini berbeda . Kalau yang tadi dengan nada lembut dan sendu nya tapi kali ini dengan nada dingin serta aura dingin alfa telah keluar.

"Gue nggak butuh" sarkas aiyla dengan nada dingin nya.

"Aiy-- pliss denger dulu" mohon alfa terhadap aiyla.

"----" tidak ada jawaban.

"Aku janji setelah aku udah jelasin semua nya aku bakalan pergi dan nggak bakal temuin kamu lagi" ucap alfa dengan nada sendu nya yang kini tengah menatap sorot mata gadis di depan nya ini yang tengah menatap keluar jendela.

Untuk pertama kalinya aiyla menatap pria di samping nya dan menatap mata sendu pria itu.

Aiyla dapat melihat ketulusan dalam mata tersebut. Dia juga dapat melihat penyesalan dalam nya.

Alfa yang melihat aiyla menatap balik mata nya pun merasa lega karna gadis nya mau mendengar kan penjelasan nya. walau setelah ini dia harus pergi dari gadis itu.

AIYLA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang