Jangan lupa vote dan komen ya..
Bacanya pelan-pelan..
~•~
Decitan ban dan aspal berbunyi. Mobil merah berhenti tepat di depan rumah minimalis berbuansa putih gading. Reza menoleh ke arah Seli.
"Di sini?" tanyanya.
Seli mengangguk. "Iya di sini, makasih ya," tutur gadis itu lalu berbalik dan membuka handle pintu mobil hendak keluar.
Reza ikut mengangguk sebagai jawaban. Tetapi tiba-tiba Seli berbalik lagi dan menatap wajahnya.
"Kenapa?" heran cowok itu.
"Lo yakin masih mau jalanin misi lo itu? Lo gak liat tadi napa?" ungkap gadis itu sambil menyipitkan matanya.
Flashback on
"Angga?" ucap Seli terkejut, lalu menoleh ke arah Reza sambil melotot.
Reza pun agak terkejut lalu membalas tatapan Seli sambil menaruh jari telunjuknya di depan bibir. "Suttt, jangan di panggil ke sini," bisiknya.
Namun tak lama berkata seperti itu, Angga malah menoleh ke arah mereka sambil tersenyum heran. Cowok itu pun menghampiri mereka, sementara Seli langsung membuang muka agar tidak dikenali.
Kini Angga tepat di depan mereka. "Loh? Lo ada di sini juga?" tanyanya pada Reza.
Reza cengengesan. "Iya, hehe." lalu menggaruk tengkuknya.
Angga beralih pada cewek yang menggaruk leher dan membelakangi dirinya. Angga langsung makin membuka lebar mulutnya lalu terbahak.
"Haha! Oohh jadi ini cewek yang lo suka?" pungkasnya lalu tertawa sambil sesekali memukul meja.
Sementara Reza langsung berkeringat dingin seraya memijit pangkal hidungnya. "Terus, lo ngapain ke sini juga?" tanya Reza basa-basi, sekaligus mengalihkan pembicaraan.
"Ooh, gue mau beliin cewek gue lah, biasa surpres gitu, hehe," balas Angga sambil cengengesan tidak jelas. Biasa, orang jatuh cinta.
"Surprise," imbuh Seli tanpa menoleh, dia agak tidak tahan mendengar orang berbicara dengan asal.
Angga menunjuk setuju. "Nah."
"Ohh, si Putri ya?" tanya Reza memastikan.
Seli langsung menepuk jidatnya. Kenapa harus bertanya terang-terangan seperti itu? Bodoh sekali Reza.
Angga mengangguk. "Yoi dong, ya udah gue mau pesen dulu ya." lalu cowok itu berbalik dan pergi meninggalkan mereka berdua. Sementara Reza mengepalkan tangannya.
Flashback off
"Ya yakin lah, setelah gue pastiin kalo dia mau ngedeketin Putri juga, gue makin berambisi," ujarnya bersikeras.
Seli sekali lagi menepuk jidatnya. "Ya ampun, lo tau gak? Pas lo nanya tadi tuh malah bikin misi konyol lo itu makin susah!" jelasnya meyakinkan.

KAMU SEDANG MEMBACA
MATSA [ Tamat ] 𝗿𝗲𝗸𝗼𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶
Teen FictionHanya cerita si cewek yang mati rasa bernama Putri. Sudah berkali-kali dikecewakan oleh cowok-cowok yang selalu mempermainkan dirinya, membuat Putri menutup diri dan tidak peduli lagi dengan apapun yang berhubungan dengan laki-laki, apalagi ternyata...