Keluarga Kim kini duduk diruamg Tv dengan Myungsoo dan Sohee duduk dibawah, sedangkan Heechul duduk disofa dengan Hyori. Heechul sungguh bahagia melihat keluarga kecilnya kini lengkap, andai dia tidak ketakutan pasti sejak dulu hal ini sudah terjadi. Dia akan bahagia dengan keluarga kecilnya dan sifat player yang selama ini untuk menghibur dirinya juga tidak akan menimbulkan kebencian pada jiwa sang putra sulungnya. Semua hanya andai namun dia bersyukue karena tuhan masih memberinya kesempatan untuk memperbaiki semuanya."Sohee, kau akan semakin gendut jika mulutmu itu tidak berhenti mengunyah dan tidak akan ada yang mau denganmu jika kau jelek" ledek Myungsoo yang melihat Sohee yang memakan kripik kentangnya.
"Ibu lihatlah kakak meledekku gendut, padahal aku kan cantik dan langsing" gerutu Sohee tidak terima diledek.
"Aku bicara fakta, benarkan ibu? Dia tidak akan laku jika gendut haha"
"Ayah lihatlah kakak" rengek Sohee mengadu pada sang ayah setelah mengadu pada sang ibu yang hanya diam dan tersenyum saja.
"Myung, jangan menggoda adikmu sedangkan kau belum membawa calon menantu" ucap Heechul.
"Ah ayah, kau membela sohee. Kau tidak asyik berada dikubu Sohee 😏"
"Rasakan. Ayah daebak 😛😛 aku cinta padamu ayah"
"Makanya segera lamar Suzy, Myung." ucap Hyori.
"Dia lagi, Kami masih memulai pertemanan ibu"
"Biarkan saja ibu, kalau Suzy eonni dibawa kabur pria lain biarkan dia gigit jari hahaha"
"Sesukamu saja Sohee. Kalau Suzy dengan pria lain masih banyak wanita yang mau denganku"
"Dasar playboy"
"Ibu dan ayah merencanakan bulan madu ke paris sekalian liburan. Kalian mau ikut?" ajak Heechul.
"Ayah, ibu pokoknya aku tidak mau punya adik lagi" gerutu Sohee dengan keras.
"Yaa kau pikir ibu masih mau mengurus anak, ibu ini sudah pantas mendapatkan cucu dari kalian" balas Hyori.
"Sayang, bukankah ide bagus memiliki bayi agar mereka punya adik yang imut seperti mereka waktu bayi" goda Heechul.
"Ibu pokoknya aku tidak mau"
"Kalian itu sudah tua jika punya bayi dan meninggal akan merepotkanku dan Sohee" ketus Myungsoo.
"Astaga Kim Myungsoo, ayah hanya bercanda tapi kau serius sekali menanggapinya. Ayah dan ibumu ingin bulan madu karena ingin liburan sekeluarga dengan kalian bukan untuk membuat adik bayi untuk kalian. Ayah dan ibu ingin kita liburan bersama yang belum pernah kita lakukan"
"Syukurlah, ku pikir aku akan punya adik karena punya kakak satu saja sudah menyebalkan apalagi punya adik bayi pasti hariku tidak akan tenang"
"Hmm"
"Ibu, ayah apa tidak bisa liburannya jangan ke paris. Disana terlalu romantis untuk liburan keluarga"
"Baiklah, ayah akan minta seketaris ayah menyiapkan semuanya"
"Hore! Kita liburan" teriak Sohee yang membuat yang lain geleng-geleng kepala. Myungsoo beranjak dari duduknya mencari kunci mobil yang ditaruhnya dimeja sebelum dia naik keatas.
"Kau kau kemana?" tanya Hyori.
"Pulang" jawab Myungsoo.
"Menginaplah. Disini semua perlengkapanmu sudah ada, berangkat ke kantor dari sini saja."
"Tapi.."
"Disana sudah ada bibi Han yang akan membersihkan rumah kita. Tinggallah disini karena disini juga rumahmu. Kau bisa menempatinya lagi jika kau sudah menikah nanti Myung karena ibu tahu kau sayang pada rumah itu makanya ibu membatalkan rencana menjualnya"
"Baiklah"
*
*Hari ini hari minggu,
Tentu Myungsoo dan keluarganya menikmati tidurnya apalagi diluar pagi ini sedang hujan lebat mengguyur kota seoul sejak semalam. Hyori sudah menyiapkan sarapan dibantu maid yang bekerja dirumah Heechul. Hyori berniat membangunkan suami dan kedua anaknya yang masih tidur karena memang udara dingin dari hujan membuat mereka masih terlelap."Nyonya, biar saya saja yang membawa ke meja makan. Lebih baik nyonya membangunkan tuan, tuan muda dan nona muda"
"Baiklah bi, kau urus ini. Mereka sungguh ayah dan anak yang kompak padahal ini sudah jam 8. Apa mereka mau melewatkan makan pagi mereka"
"Nde nyonya."
Hyori melangkah ke kamarnya untuk membangunkan sang suami yang ternyata sudah bangun dan bersiap turun, Sohee juga terlihat baru mandi karena dia nampak segar didepan kamarnya.
"Pagi sayang"
"Pagi ibu"
"Aku baru saja akan memanggil kalian untuk sarapan. Segera turun, aku akan membangunkan Myungsoo"
"Nde"
Heechul dan Sohee berjalan menuruni tangga menuju meja makannya sedangkan Hyori berjalan memasuki kamar putranya, terlihatlah putranya yang asik bergelung didalam selimut.
"Myung, bangunlah. Semua menunggu sarapan" ucap Hyori sambil membuka tirai kamar Myungsoo.
"5 menit lagi bu" balas Myungsoo yang masih menutup matamya.
"Ini sudah jam 8"
"Aku masih mengantuk"
"Cepat bangun atau kau akan sakit lagi. Perutmu belum sembuh benar" ucap Hyori yang membuat Myungsoo terduduk walau masih memejamkan matanya. "Cepat cuci mukamu dan turun"
"Hmm"
Siangnya,
Hari sudah cerah karena hujan sudah berhenti. Myungsoo dan Sohee berjalan-jalan ke cafe karena mereka bosan dirumah dengan kedua orangtuanya yang kemesraannya lebay melebihi pasangan muda."Myung"
"Hmm"
"Kakak"
"Apa?"
"Apa benar kau tidak tertarik dengan Suzy eonni, atau kau sedikit saja tidak menyukainya?"
"Kenapa bertanya? Kau niat sekali menjadikannya istriku seperti ibu"
"Bukan begitu. Kalau dia Jiyeon atau yang lain aku memang tidak suka tapi Suzy eonni beda dengan mantanmu"
"Apa yang berbeda? Lihatlah dipojokan dekat pintu keluar maka kau akan tahu kenapa aku tidak memberikan jawaban pada ibu" ucap Myungsoo santai.
Sohee yang penasaran tentu saja menoleh pada arah yang dikatakan kakaknya, Sohee tentu sedikit terkejut melihat Suzy bicara dengan seorang pria lain. Dalam hati Sohee bertanya bukankah Suzy bilang menyukai kakaknya, lalu kenapa dia bisa bicara dan pergi dengan pria lain seolah mereka berkencan.
"Dia sama sajakan?" ucap Myungsoo saat Sohee sudah kembali menghadap kearahnya dengan lesu.
"Bukankah dia bilang menyukai kakak, pria itu pasti temannya. Tidak mungkin eonni selingkuh darimu" ucap Sohee menyangkalnya.
"Jika dia menyukaiku dia pasti tidak pergi dengan pria lain, Kim Sohee. Jangan seperti ibu yang hanya melihat sisi baiknya saja."
"Tapi.."
"Sudahlah, jangan katakan apapun pada ibu. Dia akan kecewa jika tahu hal ini"
"Tapi.."
"Diamlah, biar aku yang bereskan sisanya."
"Baiklah, tapi waktu yang diberikan ibu"
"3 bulan kedepan pasti ada cara untukku menemukan calon untuk dibawa pulang"
"Baiklah, lakukan sesukamu saja asal wanita itu baik huft.. Walau aku tetap tidak yakin Suzy eonni selingkuh, pasti karena kau mengabaikannya makanya dia memilih pria lain"
"Hust, jika dia mencintaiku tidak ada namanya jalam dengan pria lain"
"Wanita juga punya sisi lelah kakak, ini semua salahmu. Jika ibu marah pokok itu salahmu"
"Kakakmu itu aku kenapa kau membelanya?"
"Itu karena kau tidak peka makanya aku kesal padamu, huft"

KAMU SEDANG MEMBACA
Waves of Life [Myungzy Family] √
RomanceArea dewasa 21+ berisi pengalaman hidup sebuah keluarga. Bae Suzy berperan menjadi wanita yang dipilihkan Hyori agar mendekati putranya yang playboy bernama Kim Myungsoo. Mereka yang sering terlibat perdebatan, namun siapa yang akan menduga jika per...