part 21

16 6 0
                                    


Aku ikhlas pergilah dan jangan pernah kembali lagi Savana

_ Alan

















"Halo,,,,"

"........."

"Kenapa dia ? "

".........."

"Lo gak bohong kan , Lo dimana ??"

"........."

"Ok . Gue otw "

Tuuttt panggilan dimatikan oleh Ryn

"Kenapa ???" Tanya Jassen singkat

••°°°°°÷°°°°°••

"Kenapa ????"
"Savana meninggal " sahut Alan singkat

"Alan itu bener sayang ?? " Tanya sang bunda dibelakang mereka.

Air mata mengalir mulus di wajah Hwasa Wijaya (bunda nya Alan )

"Bunda gak usah nangis ya . Savana pasti bahagia disana " tenang Satya

"Bang Lo jaga bunda gue mau liat Savana " ujar Alan . Kemudian dia melenggang pergi keluar rumah .

"Gue yang nyetir " tungkas Keanu .

Di dalam mobil hanya ada keheningan semua sibuk dengan pikirannya , Keanu yang sedang fokus menyetir , Jassen dengan benda pipih kesayangannya , dan Alan yang menatap kosong jalanan

"Lan ,,, Alan woy " ucap keanu sambil mengibaskan tangannya didepan wajah Alan

"Hah" sentak Alan
"Udah Sampek , ayok turun " ajak Jassen
"Apa gue bakalan kuat liat kenyataan ini" tanya Alan entah pada siapa , sedangkan dua sahabatnya menyerngit bingung

"Hey , you is a strong boy . " Ujar Keanu sambil  menepuk pundak Alan
    

Alan pun membalasnya dengan senyuman kecil di wajahnya , sungguh Alan bersyukur memiliki Keanu dan Jassen di sisa hidupnya ini.

Dilain tempat Jassen terenyuh melihat sahabat sahabatnya bisa tersenyum itu .
Semoga kita terus bahagia kek gini ya . Guman Jassen

"Kaliannnnnnnnnnnnnnnn,,,,,,,,,,,,,," teriak seseorang dari arah depan , sambil berlari Ke arah mereka

"Ryn " Jassen segera memeluk Ryn.
Isakan demi isakan terdengar jelas di telinga mereka .

"Hisk,,,, hiks ,,,,hiks "
"Gak usah nangis , Savana udah bahagia disana " tenang Keanu

"TAPI GAK KEK GINI CARA NYA Key!!!. LO GAK PAHAM PERASAAN GUE , INI YG KE DUA KALINYA Key!!!" Bentak Ryn , sorot mata Ryn berubah begitu saja  menandakan kekecewaan yang begitu dalam .

"Tenang Ryn ,,,tenang " ucap Jassen sambil mengelus rambut coklat milik gadis diperlukan nya itu










"Dimana jenasah Savana ??" Tanya Alan memecah keheningan

"Jenasah nya di dalem ditungguin Lana , pemakaman nya besok pagi " sahutnya lirih

"Ayok kita pulang dulu , bsok kesini lagi " titah Alan dengan suara dinginnya

"Tapi Alan !!!,,,,,," "Dengerin gue Ryn !!  Dia bukan temen Lo , di cuman manfaatin Lo biar bisa ngebunuh Jassen . Lo tau itu mereka berdua psyco dia mau bunuh keluarga besar gue Ryn !!! " Kilatan marah terpancar bersama dengan emosi yang sudah meluap - luap

"Lo mau denger ceritanya " ucap Alan sambil menunjukan smirk nya

"Lo tau , nyokap gue hampir mati karen bolu yang di bawa Savana kemarin malem . Untung bokap gue tepat waktu ngungkapin semuanya , kalok gak gue yang bakal kehilangan setengah hidup gue hari ini" tuturnya mengingat kejadian semalam .






Flashback on

"Ayah kenapa sih ???! Ayah gak bahagia bakal punya mantu , ayah gak bahagia liat bunda bahagia hahhh??!!!"  Ucap bunda disela tangisan nya

    "Bunda please jangan ngomongin dia lagi. Ayah muak DIA PEMBUNUH!!!!! " Sentak ayah
"Apa?!" Suara bunda bergetar
"Maafin bunda hampir bikin kamu celaka " bunda langsung meluk Alan

"Gak papa ko Bun. "
"Bun ini kue apa ??" Tanya ayah yang sudah sedikit lebih tenang  "itu kue bolu enak yah , terkenal di sini " jelas bunda

"Ini emang isi toping gula halus gini ya Bun " satya lanjut bertanya
"Ah kamu ya kali. Bolu toping gula halus " bunda bersuara sambil terkekeh geli menatap Satya

"Kek nya varian terbaru kue bolunya dehh kak , diisi taburan gula halus " lanjut bunda masih setia dengan kekehannya

"Tapi Bun , kek nya bukan gula halus deh ! Soalnya dari baunya itu kek obat gitu " tutur Satya yang membuat semua orang menyerngit bingung
    Ayah pun berjalan ke arah Satya di coleknya sedikit bubuk itu kemudian diciumnya
  "Ini racun bukan gula halus , bunda dapet ini dimana ??" Tanya ayah sambil mengalihkan atensinya ke arah bunda

"Savana bilang itu bolu varian baru yah , khusus buat bunda " jawab bunda sedikit tertunduk

   "Jangan dimakan itu udah diisi racun" suruh ayah sambil membuang bolu itu ke tempat sampah didekat dapur

Flashback off


" Gitu ceritanya " ucap Alan lirih kemudian pergi memasuki mobil

" Ayok pulang " ajak Keanu pada dua insan disebelahnya .









.

Tebeceeeee readersss

Muachhhhh😚😚😚😚😚

Everything About My Life 🥀Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang