Happy reading.... 😊
Pagi - pagi Areen sudah di sidang dengan kakaknya,ditanya dengan berbagai macam pertanyaan
"Bagaimana bisa kamu pulang gak sadarkan diri? kamu tau kamu itu cewek harus jaga diri baik baik"
Ucapnya khawatirAreen berpindah duduk ke samping Arka ia langsung memeluk kakanya erat.
"Iya bang,maafkan adek mu ini lain kali Areen lebih hati hati.Maaf bikin abang Arka jadi khawatir"Arka menghembuskan nafasnyan kasar "untung kemarin malam ada Rafa yang jagain lo"
"Ra-rafa?"
"Dia yang bawa kamu pulang tadi malam" Areen sontak terkejut dengan penuturam kakaknya.
"Oh satu lagi... kakak harap ini yang terakhir kalinya kamu discorss,dan terakhir kalinya kakak di panggil kesekolah " Ucap Arka tegas
Arka mengacak rambut adek nya
"Ya udah kakak mau berangkat... Kalau mau kemana mana kabarin kakak" Arka beranjak dari kursinya."Iya Abang ku sayanggg"
Areen mencium pipi Arkadan ini adalah momen langka bagi hafidz karna jarang jarang adiknya mau memeluk nya biasanya juga sih mencium pipi kakak nya sekilas itu juga sangat jarang.
Ia terseyum lebar kepada adek nya"Assalamualaikum..."
"Waalaikum sallam"
Saat panggilan orang tua Rafa lah yang datang menghadiri,sedang kan Ayahnya Hendra tak dapat hadir karna masih si luar Negri.
🌸🌸🌸🌸"Mah kapan bangun? Areen kangen mamah" Ucap Gadis itu sedih sembari menggenggam tangan orang yang terbaring lemah. Masih Setia dengan tidur panjangnya entah kapan mata itu akan terbuka.
Areenlah wanita yang menggenggam tangan tersebut dengan mata sendu nya menyimpan banyak kepedihan yang tak mau ia liat kan kepada orang lain. Karna ia tak mau terlihat lemah di mata orang Ia selalu berusaha menutupi nya."Cempat sembuh mah... Areen kangen"mata senyumnya masih terlihat jelas,ia kemudian mengecup kening mamahnya sayang
Setelah itu berlalu pamit.*****
Sekarang ini kelima cowok sedang berkumpul di rumah Farel
"Raf...lu napa bengong bae.... "
Bagas menyenggol lengan Rafa yang berada di sampingnya"Kesurupan setan kali... "
Sambung Zikri yang mengambil kacang DeonDeon yang gemas langsung menyentil jidat Zikri
Membuat sang empu mengaduh kesakitan.
"Kacang gue lu embatt pantes cepat habis dari tadi""Sedekah sama temen sendiri masa gak mau"
"Lo gak bilang kalo ngambil namanya bukan sedekah tapi nyolong" Ucap Zaky tak mau kalah
"Kalian udah besar masih aja kelahi hal sepele gitu aja di debatin"
Bagas sudah jengah melihat kedua teman nya berdebat maka ia melerai nya hingga dua curut itu berhenti berdebat."Eh bang Rafa kok diem diem baee... kesurupan setan beneran jangan jangan " Buka suara Zikri
"Gue ketemu sama dia..." akhirnya setelah lama diam Rafa buka suara dengan raut muka tak terbaca
"Maksud lo Alex...?"
Jawab Bagas menautkan alisnya heran"Ya elah diamah.... Gak usah dipikirin masa lalu biar lah masa lalu gak usah di ingat ingat,maju aja terus ambil positif nya jadikan pelajaran" Zikry
Zaky langsung bertos tangan dengan Zikri "Nah gue setuju sama lu... Btw lu bijak hari ini"
"Kebetulan aja tuh... Otak kagak konslet" Sindir Bagas
"Sirik aja lu Gas Elpiji" 😑 Zikri
◇~~♡~~◇Malam nya seperti biasa kediaman Areen sepi bagai tak berpenghuni.Seperti sudah menjadi ciri khas.Rumah yang terlihat megah tapi hampa seperti tak ada kehidupan.Hanya ada para maid rumah dan beberapa bodygard yang bertugas saja berlalu lalang. Sedangkan pemiliknya selalu sibuk dengan pekerjaan di berbagai belahan bumi lainnya.
"Selamat datang Tuan...."
Sapa salah satu maid melihat tuannya yang baru saja datang setelah beberapa bulan."Areen sama Arkanya ada...?"
tanya Hendra tenang melangkah menuju sofa medudukkan bokongnya.Pelayan lain datang menghidangkan minuman teh hangat
"Tuan silahkan..."Hendra terseyum singkat
Pelayan tersebut pamit undur diri."Nona Areen dengan Tuan muda belum pulang" Ucap Tony
Hendra melirik Tony dengan raut wajah bingung "Kemana mereka Jam segini belum pulang"Sambil melirik Jam tangannya"Maaf Tuan saya tidak tau" Ucap Nya sopan masih dengan menundukkan kepala nya
Sambil meyeruput teh nya ia lalu menaruh nya kembali
"Apa saja laporan Dirumah ini selama saya tak ada?""Keadaan rumah aman saja tuan..."
"Tapi Nona Areen masih sering pulang tengah malam bahkan sampai subuh" Ucap Lagi Tony"Dia tak berubah..."
"Baiklah... Awasi terus dia"
setelah mengatkan tersebut Hendra beranjak dari duduk nya menuju kamarnya.At Kamar Hendra....
Hendra mendorong hendel pintu kamar, melangkah melepas jas nya lalu menaruhnya di sofa. Masuk ke kamar mandi setelah selesai, ia memilih baju santai.
Ia duduk duduk di salah satu sofa matanya tanpa sengaja menangkap objek tersebut di ambilnya foto keluarga tersebut matanya memandang dengan sendu.
"Maaf kan aku Anisa,aku gagal menjadi Ayah yang baik ,Areen berubah"menghembuskan nafas nya kasar seperti melepas beban berat, dengan mata sendu masih menatap foto keluarga tersebut,ia memejamkan matanya menenangkan pikirannya agar lebih rileks hingga tertidur dengan masih memegang foto tersebut dalam dekapannya.
TO BE CONTINUED....

KAMU SEDANG MEMBACA
TOM & JERRY
Genç KurguBenci sama Cinta tuh beda tipis...sangat tipis malahan. Kuy baca.... 😂😅 SELAMAT MEMBACA... 😊😊😊 Real buatan saya sendiri gak ada unsur copas! 6 - 5 - 2020