Carren meletakkan kotak silver itu pada kedua telapak tangannya.
"Ooh...ya kalau boleh aku bertanya kamu mendapatkannya dari mana ?" Kata Axian kepada Carren yang lagi sedang sibuk menatap kotak silver itu di telapak tangannya."Oh...ini aku mendapatkannya dari Ayah sehari sebelum ia meninggal." Jawab Carren sambil menoleh ke arah Axian.
"Sepertinya kotak ini sangat berharga untukmu karena ini pemberian terakhir Ayahmu saat ulang tahunmu yang ke 15 tahun." Ucap Axian dengan spontan."Dimana kamu mengetahuinya?" Ujar Carren heran dengan perkataan Axian barusan.
"Hmm...aku hanya menebaknya saja." Jawab Axian sambil menoleh ke arah lain.
"Ooh...aku kira kamu sama sepertiku." Kata Carren menyesal.
"Kenapa, emangnya?" Ujar Axian bertanya."Aku sejak lahir mempunyai kekuatan yang bisa melihat keadaan di waktu yang akan datang tapi cuma hari ini, tidak untung hari berikutnya atau 1 minggu kedepan." Jawab Carren dengan nada yang lemah.
"Sepertinya raut wajahmu tidak kelihatan baik." Ujar Axian menatap Carren yang menundukkan kepalanya ke bawah."Harusnya waktu itu Abang harus mempercayaiku, jika ia percaya pasti Ayah tidak akan meninggal secepat ini." Jawab Carren yang kemudian menjatuhkan tetesan air dari kedua matanya dan membuat kotak silver itu basah oleh air matanya yang berjatuhan.
"Sudahlah ini juga semuanya bukan salah Abangmu." Kata Axian sambil memberikan mantelnya kepada Carren.Carren menghapus air matanya dari pipinya dan kotak silver itu. Tapi, ketika ia ingin mengelap kotak itu tiba-tiba seperti kilatan cahaya yang membuat Carren tiba-tiba kembali pingsan seperti sebelumnya.
Kini ia hilang kesadaran. Axian yang menyadari Carren pingsan segera ia tangkap tubuh Carren yang lemas di atas kedua tangannya."Sepertinya kotak ini mempunyai kekuatan besar, jadi tidak sembarang orang yang bisa memegangnya, buktinya dia hanya mengelap air matanya dengan mantelku pada kotak silver itu dan kotak itu langsung menolaknya dengan paksa."
Ucap Axian dalam hatinya.
"Tapi sepertinya kotak itu hanya boleh di pegang oleh pemilik pertamanya yaitu Carren sendiri." Sambung Axian."Tetapi mengapa ketika ia mengelap kotak itu dengan mantelku, ia juga menolaknya, apa karena mantel itu, ketika kotak itu tahu siapa pemiliknya maka ia akan membuat kilatan cahaya agar mereka yang ingin mengambil kotak itu dari tangannya akan langsung pingsan secara tiba-tiba." Lanjut Axian bertanya-tanya dalam hatinya.
Axian memperhatikan wajah Carren yang pucat pasi akibat kilatan cahaya itu yang membuatnya kaget dan tiba-tiba pingsan. Axian terus memandangi Carren hingga akhirnya Axian merasakan sosok Klyra berada di tangannya. Ia tersenyum melihat Klyra kembali bersamanya.
Tetapi tiba-tiba pikirannya sirna ketika ia menyadari bahwa Carren sudah sadar dari pingsannya. Axian melepaskan kedua tangannya dan membiarkan Carren berdiri dengan kakinya sendiri.
"Terimakasih." Kata Carren dengan suara yang lemah.
"Sepertinya aku harus mengantarkanmu pulang." Ucap Axian kepada Carren."Baiklah aku akan pulang, tapi kali ini biarkan aku pulang sendiri." Kata Carren sambil beranjak pergi.
"Ok, hati-hatilah di jalan." Kata Axian kepada Carren.
Tapi, Axian tidak mempercayainya apakah ia bisa pulang dengan selamat.
Axian mengikuti Carren dari belakang.Carren kemudian turun melalui tangga, dan pada tangga yang terakhir sepertinya dia tidak dapat meneruskan langkahnya lagi. kali ini Carren benar-benar kehabisan tenaga, ia terjatuh di atas aspal dan kotak silver yang ia pegang sekarang terjatuh juga di sebelahnya.
***************************************Nantikan kisah selanjutnya...
Terimakasih

KAMU SEDANG MEMBACA
DEVIL MAN AND SEAL BOX
Mystery / ThrillerAxian adalah seorang manusia berumur delapan belas tahun yang dikutuk menjadi iblis, Axian harus berjanji kepada raja iblis agar menjauhi dirinya dari keberadaan manusia. tetapi suatu hari ia melanggar janjinya saat bertemu dengan Carren, gadis yang...