Jangan lupa vote dan komen ya..
~•~
Plak!!
Putri menampar Reza cukup kuat, lalu menatap dia nanar. "Maksud lo apa?! Kita gak pernah ngapa-ngapain! Lagian lo siapa ngatur-ngatur gue?!" bentaknya tidak terima.
Reza memegang pipinya yang memanas. "Gue tuh suka sama lo Put! Di sekolah juga banyak yang suka sama lo, tapi kenapa lo cuma mau deket Angga?! Pasti kalian ngapa-ngapain kan--"
"Karena lo cuma suka sama gue, tapi gak sayang sama gue!! Buktinya, kenapa lo tega bilang gitu, seolah gue perempuan gak bener?!" sela Putri meninggi dengan mata berair.
Orang-orang menatap kaget, begitu pun juga Angga yang merengut syok. Namun kemudian cowok itu menghampiri Reza yang terdiam dan mendorongnya. "Jauh-jauh lo dari dia!" perintahnya lalu memeluk Putri yang setengah menangis.
"Lo beda sama Angga, lo cuma egois!" ungkapnya lagi.
Angga mengelus kepala Putri. "Udah udah, jangan nangis," bisiknya.
"Lo cewek egois!!" bentak Reza sudah tidak sabar lagi.
Angga langsung melepaskan pelukan Putri dan mendorong Reza dengan kesal. "Bisa diem gak!!" pekiknya.
"Gak!"
Buk!!
~•~
"Wih Ngel, bokap lo koleksi pistol sama senapan kek gini?" tanya Mira sambil menatap takjub tembok yang penuh dengan pajangan senjata milik ayahnya Angel.
Angel mengangguk, begitu pun juga Rani dibelakangnya. "Iya dong, keluarga ratu Angel kan emang orang kaya, jadi mampu belinya, emang kayak lo?" sindirnya julid.
Seli merengut. "Dih lagian siapa juga yang mau beli pajangan modelan begini, ngeri hih," tutur Seli bergidik ngeri.
Mira mencoba menyentuh pajangan itu, tetapi tangannya keburu di pukul Angel. "Heh! Jangan pegang-pegang, mahal!" katanya sombong.
Mira merengut. "Hih pelit banget, tapi ini isinya ada pelurunya gak sih?" tanyanya makin penasaran. Sampai-sampai dia melupakan bahwa mereka sebenarnya bermusuhan.
Angel menaruh telunjuknya di bawah dagu. "Gak ada, tapi pelurunya di pajang juga di situ," tunjuk Angel tak jauh dari senjata-senjata itu.
Mira mengangguk paham. "Ooh keren juga, dikit sih," ungkapnya gengsi membuat Angel memutarkan matanya sebal.
Tiba-tiba Adel dari arah kolam menghampiri mereka sambil berlari terbirit-birit. "Angel!! Angga sama Reza berantem!" teriaknya.
Mereka berempat melotot kaget. "Pasti gara-gara temen lo tuh!" pekik Angel pada Mira dan Seli.
"Eh enak aja, pasti Reza tuh buat ulah!" balas Mira tidak terima.
Adel berjingkrakan panik. "Ihh ayo buruan!!"
~•~
"Maksud lo apa bilang Putri kayak gitu hah?!" tutur Angga murka seraya mengangkat kerah baju Reza ke atas dengan kasar.
"Terserah gue mau bilang apa! Lagian gue suka sama dia, lo pikir gue takut sama lo?!" balas Reza menantang, sambil mencengkram kerah Angga juga.

KAMU SEDANG MEMBACA
MATSA [ Tamat ] 𝗿𝗲𝗸𝗼𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶
Teen FictionHanya cerita si cewek yang mati rasa bernama Putri. Sudah berkali-kali dikecewakan oleh cowok-cowok yang selalu mempermainkan dirinya, membuat Putri menutup diri dan tidak peduli lagi dengan apapun yang berhubungan dengan laki-laki, apalagi ternyata...