•Taruhan•

98 15 15
                                    

"Woy" Ujar Budi mengagetkan Kevin yang sedaritadi mengaduk es jeruknya.

"Oh, iya, pan?" Jawab Kevin gagap.

"Gimananih jadinya, antara lo sama Vina? Berkembang ga?" Tanya Adit bak reporter.

"Berkembang apaan, meningkat aja kagak"

"Makanya, sapa suruh milih Vina buat jadi sasaran ke-4 lo"

"Kan bisa lo, deketin Jia atau Shasa. Gampang banget di lelehin" Saran Riko yang paling ahli dalam per-playboy-an.

"Lo kira mozarella?!" Budi, Adit, dan Kevin mulai emosi.

"Gini ya vin, lo tuh sama kayak pribahasa yang bunyinya 'bakarlah air, ambil abunya' " Adit menjelaskan.

"Apaan tuh?" Tanya Budi.

"Menghendaki sesuatu yang mustahil tercapainya"

"Masalahnya, itu cewe, paling beda diantara seluruh cewek SMA Dharma Bangsa yang udah pernah gue deketin. Interesting namanya."

"Hilih, Interesting matamu. Semuanya aja lo bilangin interesting" Riko menanggapi ucapannya Kevin.

"Sumpah, itu cewek ya, susah banget buat gue gombal. Gue dibilangin playboy lagi"

"Mampus"

"Nah sekarang, gue malahan di block sama tu cewek"

"Lebih baik lo mundur gih"

"Ga! Gue gamau."

"Lo mau sampai mana si?"

"Jadi pacarnya." Jawab Kevin spontan.

"Emang bisa?" Tanya Riko.

"Mau taruhan?"

"Oke"

"Kalo gue sih, ga bakalan bisa pacaran sama Vina" Jawab Riko yakin.

"Kalo gue.. Sampai sebatas Friendzone" Jawab Adit seraya mengangguk-anggukan kepalanya.

"Kalo lo, Bud?"

"Bakalan bener-bener dijauhin sama Vina"

"Kalo gue tetep. Jadi pacarnya."

"Kalo gue menang, kalian bertiga traktir gue, kalo diantara kalian ada yang menang, gue bakal traktir kalian bertiga deh" Ucap Kevin yang bakalan diingat sama mereka.

"Oke, Deal!" Jawab mereka bertiga sepakat.





Sementara itu, Vina..

"Eh vin, tau ga gerakannya 'Goyang mamah muda' ?" Tanya Dinda seraya menggoyangkan kepalanya ke kanan dan kiri.

"Ih TikTok pasti. Gaah, alay"

"Issh, keren tau! Mamaah muuda, mamaah muudaa da dada da dadaaa.." Dinda menyanyikan lagunya.

"Gawaras lo ya?" Vina memegang jidat Dinda.

"Iyanih, demam. Ke RSJ yok!" Vina menarik tangan Dinda yang berlagak ingin pergi ke RSJ.

"Gila lo ya?! Pantesan lo ga punya cowok. Gininih sifatnya, ngeselin!" Dinda memalingkan wajahnya dan bertopang dagu.

"Emang lo punya?"

"Engga juga siih, tapi gue lagi TTM sama seseorang.." Dinda ketawa centil.

"Ih, siapa emang?"

"Adadeh, kepo lo. Nanti kalo gue kasih tau, yang ada lo ga restuin gue sama dia"

"Udah ah, ga peduli. Gue mau ke kamar mandi dulu." Vina pun meninggalkan Dinda yang sedari tadi masih menyanyikan lagu 'Goyang Mamah Muda'.

"Gue bingung sama tuh cewek, cantik-cantik, masih ngejomblo aja, gue sebagai sahabatnya mengaku miris ngeliatnya" Dinda ngomong-ngomong sendiri seraya melihat HP Vina.

"Eh tumben HPnya ga di bawa, liat ah." Karena Sang Dinda Citra Kharisma adalah sahbatnya Vina deasaputri, dia pun pandai mengetahui pola HP Vina yang dari SMP ga pernah ganti. Simpel, bentuk V.

"Ih gila, sahabat gue emang bener-bener ga up to date banget di sinstagram."

"Wah wah,, apa ini? Siapa line yang dia blokir?"

"Siapa tuh 'Ga kenal'? "

"Eh tapi, kok kayaknya gue tau fotprofnya."
*Foto profil.

"Eh-eh! Apanih, main buka-buka HP orang?" Teriak Vina dari pintu kelas menuju bangkunya seraya melipatkan kedua tangannya.

'Mampus gue' Batin Dinda.

Vina pun menarik paksa HPnya dari genggaman Dinda.

"Eng-engga kok, gue liat ada yang telpon lo" Benar saja, ada missed call dari nomor yang ga dia kenal. Hanya saja, Dinda tidak memperdulikan telponnya Vina saat membuka sinstagram milik Vina.

"Halo?"

°°°°°



Ga pernah cape deh ngingetin buat teken tombol ★

Si Ganteng (Chat, WP)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang