Aneh?

118 4 0
                                    

Hari ini Meli akan masuk sekolah, kaki dan memar di tubuhnya sudah membaik, ini karena Raka yang selalu Merawatnya sehabis pulang sekolah. Btw Meli izin selama 2 hari untuk tidak masuk sekolah.

Raka babi
Woi, ini gue dah di depan rumah!

Iyaa tunggu, make sepatu! Masuk aja dulu gapapa.

Raka babi
Gak deh, buru buru njir ini dah pengen telat.

Eh iya sih, yaudah nih gue kedepan sekarang

Raka babi
Oke sayang

"Ma? Meli berangkat sekolah dulu ya," pamit Meli.

"Berangkat sama siapa Mel?" tanya Mamah Rena.

"Mmm.. Sama Raka ma." ucap Meli.

"Ouhh yaudah, hati hati." ucap mamah Rena.

Meli pun mengganguk dan salim ke mamahnya ini. Btw ayah Meli sedang di luar kota beberapa hari ini, jadi dirumah cuma ada meli, Rena, dan Rendi. Rendi masih tidur dikamarnya karna ia masuk siang.

🐣🐣🐣

"RAKA!" Panggil Meli, melihat Raka tengah bersandar pada motornya sambil bermain ponsel.

"Eh, udah? Yuk berangkat," ajak Raka memberikan helm.

"Yuk!"

Raka pun menyalakan motor dan naik disusul oleh Meli.

Mereka pun melaju ke sekolah.


sesampainya di sekolah.

"Makasih ya Rak, udah mau anter gue." ucap Meli sembari menyerahkan helm.

"Aman sama gue mah, yaudah yuk masuk kelas."

"Lah kocak! Kita kan beda kelas, lo lupa?" sungut Meli.

Iya, mereka beda kelas dan beda angkatan. Meli kelas XI IPA-2 dan Raka kelas XII IPA-3.

"Lah iya, yaudah see you ntar aps istirahat my honey," ucap Raka sembari mengedipkan mata, membuat pipi Meli bersemu.

"Dah ah sana, babi!" usir Meli.

Mereka pun menuju kelas masing-masing.


🐣🐣🐣🐣


Bel istirahat pun berbunyi, Meli dan Risa segera Menuju kantin, karena para cacing-cacing diperut mereka sudah berdemo.

Ia mencari meja yg masih kosong namun penuh oleh makhluk-makhluk kelaparan.

Eh? Ia menangkap sosok yg ia kenal, itu Raka! Ia duduk di meja pojok. Sepertinya ia duduk disana saja, masih tersisa 3 kursi kosong disana.

Tapi, kenapa muka Raka terlihat frustasi? Entah, lebih baik ia segera kesana.

"Oiii, Raka!" Meli berteriak tiba tiba, membuat Raka terlonjak kaget.

"E-eh sejak kapan lo disitu?" tanya Raka gelagapan.

"Baru aja, gue mau numpang duduk sini boleh? Soalnya udah nggak ada meja kosong" lirih Meli di buat-buat.

"Ya boleh lah masa pacar cantik gue ini gaboleh duduk sama gue sih?" goda Raka.

"Gue cuma mau duduk dimeja deket lo! Bukan mau duduk sama lo ih!" kesal Meli.

"Sama aja!" sungut Raka.

"Lo udah pesen makanan?" lanjut Raka.

"Udah, noh si Risa lagi mesen." ucap Meli sambil memainkan ponselnya.

Raka pun hanya ber-Oh ria.

Risa pun datang dengan membawa nampan berisi dua mie ayam dan, dua es jeruk.

"Haiii, ini mie ayam nya!" Ucap risa sambil menyodorkan pesanan Meli.

"Makasih Risa, Unch!" lebay Meli.

"Unch!" balas Risa.

"Unch!" balas Meli lagi.

"Un—" ucapan Meli terpotong mendengar suara dari speaker sekolah.

"UNTUK SISWA BERNAMA CALISTA, IREN, DAN JASMINE HARAP SEGERA KE RUANG KEPALA SEKOLAH."

Kalian pasti sudah bisa menebak apa yg terjadi selanjutnya nya pada geng itu.

"Eh kenapa calista sama geng nya?" tanya Meli, karena ia tidak sekolah selama 2 hari, semenjak kejadian waktu itu.

"Nggak tau." ucap Raka datar.

Ada yg berbeda dengan Raka, ia sedikit lesu, dan muram entahlah.

"Lo gapapa?" tanya Meli memastikan kalau Raka baik-baik aja.

"Gue balik kelas dulu ya, maaf gue ga bisa bareng lo pulang nanti, ada urusan. Makan yang banyak ya." ucap Raka tak se ceria tadi pagi dan biasanya.

"Ehh tungg—u" ucap meli terlambat, Raka sudah pergi jauh.

'Kenapa sih tuh bocah! Nggak biasanya kayak gitu, au ah!' batin Meli kesal sendiri.



Don't forget to vote guys!

My Annoying BoyfriendTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang