Hai
Selamat membaca:)🌻
Suasana mencekam yang terjadi di kantin tadi membuat Eyri terus kepikiran.
Disaat semua orang seharusnya fokus menyantap makanan, berbeda dengan Abi dan Anta yang sibuk adu bacot dan saling melotot.
Awalnya tak kentara, tapi semakin lama semakin jelas saja aura permusuhan diantara mereka berdua.
Eyri yang duduknya diampit mereka jadi merinding, mendadak jadi Raisa, serba salah. Saat Anta mengajaknya ngobrol yang menjawabnya Abi, dan saat Abi yang mengajaknya mengobrol Anta dengan cepat menangkup kepalanya agar tidak melihat Abi.
Jelas saja Abi kesal, dan berakhirlah dengan aura tidak menyenangkan yang menguar.
Yang lain? Sudahlah, jangan ditanya! Bukannya membantu, mereka semua ekting seakan tidak melihat, fokus dengan makanan masing-masing.
Kecuali satu, Rini, sahabat perempuan Anta yang sedari awal selalu memperhatikan Abi, sepertinya ingin membantu Eyri melerai tapi canggung dan malah berakhir dengan menepuk pundak Anta menenangkan lelaki itu.
Hingga suasana kembali kondusif saat Abi ditenangkan oleh Eyri dan Anta ditarik menjauh oleh Rini, kembali ke kelas.
Eyri menggeleng-geleng, "dasar bocah!" Gumamnya masih bisa didengar Anta yang duduk di sampingnya.
"Lo ngatain gue?" Alisnya Anta naikan satu dengan tatapan intens memandang Eyri.
Eyri menabok wajah Anta kaget,
"ngagetin tau gak sih? Untung aku gak ada riwayat penyakit jantung!" Omelnya sebal sambil bersungut-sungut.Anta meringis kesakitan, "heh, Ini muka ya bukan kain lap!"
"Ya Maap, kamu sih ngagetin!"
Dan suasana mendadak hening lagi, tak ada yang mau inisiatif membuka obrolan lebih dulu. Dua orang ini sama-sama diam saja.
Hingga guru mata pelajaran terakhir datang dan membuyarkan kesenangan semua orang.
🌻
Di kelasnya, Abi sedang diintrogasi oleh Wido yang sedari tadi menahan celetukan menggoda, "gimana? Enak nggak ditenangin sama Eyri? Terus, nanti mau lo ajak kemana? Ngedate?"
Abi tidak menjawab dan masih terus tersenyum sambil memandang coklat Silverqueen yang berada di atas mejanya.
Coklat pemberian dari Eyri, dengan alasan menenangkan?
"Kayaknya dia suka deh sama gue? Kalo nggak ngapain coba ngasih coklat Silverqueen gini?" Gumam Abi sambil membayangkan kembali saat Eyri memberinya coklat, yang awalnya membuat Abi terkejut.
Bahkan bukan cuma Abi, semua yang berada disana tidak kalah terkejutnya.
Seorang Eyri yang notabennya cewek berpredikat sangat tidak pekaan memberikan sesuatu yang menurut sebagian orang romantis?
"Buat kak Abi, biar gak kesal lagi." Kekeh Eyri yang masih terus diingat oleh Abi.
"Fixs! Nih bocah udah mulai agak menggila!"Wido menjitak kepala Abi kuat-kuat bermaksud menyadarkan.

KAMU SEDANG MEMBACA
Prince? And Princess. -> Slow Update.
Teen Fiction*Sebelumnya aku mau ngasih tau,* Kalo "Eyri's Story" ganti judul menjadi, "Prince? And Princess* Ini juga sekalian lagi revisi ya :) 🌱 Ini tentang *Princess* yang binggung akan pilihannya. Seorang *Princess* yang tak sadar akan keindahan kualitas d...