2.우선(pertama-tama)

111 26 5
                                    

The Secret Of Jeon Family

.

.

.


Paginya,heejin berangkat ke sekolah lebih cepat daripada biasanya.
Hari ini piketnya,jadi heejin tidak boleh telat datang sekolah.

"Heejin"sapa teman kelasnya yang sudah sampai lebih dulu,yakni shuhua.

"Hai sha,yang lain belum datang?"tanya heejin sambil berjalan ke arah lemari,untuk mengambil sapu.

"Belum datang,baru aku saja di kelas"

Mereka berdua pun melaksanakan tugasnya,membersihkan kelas agar bersih.

Disisi lain,wonwoo telah sampai di daegu.kini dia sedang menunggu seseorang.

"Kau sudah sampai?"tanya seorang laki-laki paruh baya.

"Iya ayah,sudah kubilang tidak usah menjemputku"

Ayahnya,minho menghela nafas"aku yang menyuruhmu datang ke sini,jadi aku harus menjemputmu di bandara"

Wonwoo mengangguk tidak ingin memperpanjang perdebatan,"ibu mana?ayah bilang ibu juga ada di daegu "

"Ya memang benar,mari kita ke parkiran"ajak sang ayah.

Wonwoo mengikuti ayahnya di belakang,sambil memikirkan apa yang akan dibicarakan ayahnya nanti padanya.

.

.

.

Mata gadis itu masih tetap setia memandangi wajah sang ibu yang sedang terbaring di atas kasur.

"Ibu cepat sembuh"katanya

Gadis itu berbalik ketika mendengar pintu ruangan terbuka.

"Ah bibi?silhkan masuk"

Orang yang dipanggil bibi memandanginya dengan tatapan lembut,bak seorang ibu yang mengerti kesedihan sang anak.

"Minju bagaimana keadaan ibumu?"tanya wanita tersebut.

"Kata dokter keadaan ibuku mulai membaik,hanya saja ibu harus banyak beristirahat dan juga harus tinggal di rumah sakit selama beberapa hari lagi"

Wanita itu meraih rambut minju,mengelusnya dengan lembut"kau sudah tumbuh dewasa minju,aku sangat senang melihat kau tumbuh menjadi gadis yang cantik"

Minju tersenyum tipis,"terima kasih"

"Dan kini kau telah menjadi remaja,yang telah duduk di kelas 10.berarti sudah waktunya,kan?"

Minju mengangguk,tapi terlihat ada sorot keraguan di matanya.

"Heyyy minju,tidak perlu cemas.kau percaya pada bibi,semua akan baik-baik saja"

Minju memejamkan matanya,kenapa dia mesti cemas bukankah ini yang daridulu minju tunggu tunggu.

"Minju bukankah kau ingin bertemu dengannya,dengan mereka?kau tidak ingat janjimu pada ibumu?"

Minju dengan cepat menggeleng,"aku mengingatnya,tapi bohong jika aku tidak merasa cemas"

"Mungkin awalnya akan susah,tapi lama kelamaan semuanya akan membaik"

.

.

.

Di kantin sekolah,heejin bersama teman temannya sedang makan.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: May 05, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

THE SECRET OF JEON FAMILYTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang