Prolog

43 10 14
                                    


"Ini udah.... Ini.. ambil aja deh, siapa tau nanti kurang buat cemilan"

Gadis yang bernama Ara itupun melangkahkan kakinya ke kasir, setelah membayar semuanya dia berjalan menuju rumahnya. Tapi di  persimpangan jalan tiba" Ara mendengar suara yang bising di telinganya dengan modal bondo nekat akhirnya dia memberanikan diri untuk melewati jalan tersebut.

"Gak biasanya ada tawuran, biasanya jalan ini adem ayem kayak hidup ara deh... Bodoamat lah ara mau pulang aja"

Tapi disaat dia melewati kerumunan tersebut tidak sengaja matanya menatap mata indah seseorang, hingga beberapa detik dia tidak menyadari bahwa ada seseorang yang akan memukulnya dengan balok. Tapi sebuah teriakan akhirnya menyadarkannya.

"Awasss woyyyy!!!!"






Segitu dulu yaaa prolog nyaa, part 1 nya nyusul kokk😗 JANGAN LUPA PENCET BINTANGNYA KAKAKK<3

SerendipityTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang