04. [Who's he?]

114 43 48
                                    

Udah di Revisi, semoga enggak jelek (。ŏ﹏ŏ). Sumpah aku gak bisa bikin kata-katanya yang baku.

 Sumpah aku gak bisa bikin kata-katanya yang baku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


CEKLEEK,

Yuna membuka pintu kamar saudarinya dengan hati-hati, takut jika sang empu terbangun. Yuna berjalan mengendap-endap menuju ranjang kakaknya. Ia mulai berbaring bersama saudarinya dan menatap khawatir.

”kak, kalau tidur kalem. Tapi, kalau bangun, garang. But, I love you” Yuna menatap Yura.

”hah apa?” Yuna terkejut ketika kakaknya membuka matanya dan menatap polos Yuna yang sedang bermonolog sendiri.

“ish, kak Yura belom tidur sih?!” Yuna sebal, berarti tadi ia mendengarnya dong.

”lah emang belom” balas Yura santai. Yuna melongo, ini kan sudah jam dua belas malam, mengapa belum tidur.

”ihh, kenapa?” tanya Yuna.

”masih mikirin pekerjaan” Yura bekerja sebagai pelayan disalah satu restoran.

Yuna hanya diam dan ber oh ria. ”kenapa Lo belum tidur dek?” tanya Yura.

”a—aku kepikiran mama ka..” Yuna tadi mimpi bertemu dengan almarhumah mamahnya—mungkin.

”andai mama masih hidup, pasti kita bahagia” sambung Yuna.

”heyy, mama masih hidup yuna” Yura sedikit menaikan nadanya.

”tapi, mamah waktu itu kecelakaan
Mana mungkin hidup?!” Yura mendesis saja, ia percaya ibunya kini masih hidup.

" Mamah...Aku tau mamah belum pergi selamanya kan?"

•••••

Setelah kau hawa banyak cincong karena berebut kipas elokiti—Eunha dan Somi, akhirnya pak Siwon memasuki lapangan upacara.g

Pak Siwon mulai memasuki kuburang.gg

Mulai memasuki kelas XII-5IPA, ”Kumpulkan.." Titah pak Siwon setelah melaksanakan doa sebelum belajar.


"Kumpulin paan mang ada pr?"

"Gaada dah perasaan"

"Pr paan woyyy!!"

"Emang ada pr ihh?"

"Liat liat GC"

"Gaada nih"

"Perasaan kamu aja kali, perasaan aku kan cuman buat kamu selama aku hidup"

/PLAKK/

"Emang ada pelajaran matematika??"

"Di kondisi genteng gini masih sempet nya gombal!"

THATS WRONG Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang