Awas Lho ya ini part 6!
Ga tau kenapa part yang ini jadi tiba-tiba pindah gitu😭 Maaf atas ketidak nyamanannya🙏Selamat membaca..
***
"Huhh. ADA HOT NEWS GUYS!"
Semua penghuni kelas langsung teralihkan pada Rio saat cowok itu berteriak sambil ngosngosan.
Syuja menghentikan gamenya melirik sekilas Rio yang tiba-tiba muncul dari balik pintu.
"Kenapa Lo? Dituduh maling?"
Rio menetralkan nafasnya kemudian duduk disamping Syuja, "gue udah pensiun Ja! Ini gawat darurat!" Ucap Rio memasang wajah panik.
"Ckkk.. Gue ga mau tau."
"Tapi Lo harus tau Ja!!" Paksa Rio.
"Ga."
"Harus!!"
"...."
Rio bungkam saat tatapan Syuja seolah berkata,"jangan paksa gue, atau Lo mati!" Serem banget dah.
Rio mendengus sebal karena teman-teman sekelasnya malah menertawakannya. Wajah Rio merengut, melihat Syuja yang asyik kembali dengan game diponselnya.
"Bentar lagi gue hilang ingatan Ja, yakin Lo ga mau tau?" Bujuk Rio lagi yang mendapat tatapan tajam dari ekor mata Syuja.
"Palingan soal si Nata."
"Najis banget!! Lo sih waktu itu ga masuk Ja. Asal Lo tau, gue dilempar pake sumpit sama tuh bocah!"
"Ngomong lagi, gue pastiin Lo nginep diRumah Sakit!" Ancam Syuja karena hampir saja dia game over akibat suara Rio yang memekikkan telinganya.
"Ok fine, ga penting juga gue cerita tentang adek-adek-an Lo."
"Maksud Lo?"
"Tadi ga sengaja gue ketemu sama si Alin. Bahkan, lebih dari itu bro. Gue tadi gendong dia kaya difilm-film." Rio mulai ngedrama dengan mempraktekkan ala bridle style.
"Tadinya sih, mau gue bawa pulang. Ta---"
"Langsung keinti!"
"Lo ga sabaran banget Ja, kaya adek gue kalo lagi nunggu adzan maghrib."
"...."
"Ekhem cek! Ok. Jadi, bla bla blaaa..."
Rio langsung menjelaskan kronologisnya saat ia tak sengaja melihat Binar dan Alin ditaman sekolah dengan Alin yang berakhir pinsan. Rio pun tak melewatkan bercerita tentang tranding topik diPratama Sakti saat ini.
Pacar dari seorang Syuja yakni Binar, sudah dua tahun sekolah diPratama Sakti belum pernah sekalipun dia mendapat hukuman. Dan itu, baru terjadi sekarang!
Semua ini, akibat hukuman dari Pa Dito. Itu yang bisa Syuja simpulkan dari ucapan Rio.
***
Setelah mengantar Alin ke UKS, Binar langsung pergi kekantin berniat membeli makanan setidaknya itu bisa sedikit memberikan tenaga untuk Alin.
Sesampai dikantin, Binar hanya tersenyum canggung melihat semua pasang mata menatapnya.
Kenapa semua orang selalu menatapku seperti itu? Apa memang sangat mengerikan ya, jika murid tidak terlalu buruk sepertiku kesiangan dan berbuat kesalahan?
"Bi Dodon dua roti sama air mineralnya."
Binar memperlihatkan makanan yang dia beli dan Bi Dodon meyebutkan sejumlah uang yang harus Binar bayar.

KAMU SEDANG MEMBACA
Binar Bentala Bianglala (END)
Novela Juvenil[SUDAH TERBIT DI GUEPEDIA] Binar Bentala Bianglala, nama yang indah juga puitis tapi, tak seindah itu kisah asmaranya. Dia, cewek yang dianggap paling beruntung karena memiliki pacar seorang Reygan Syuja Pratama, cowok tampan, temperamen dan ditakut...