prolog

387 40 3
                                    

.
.
.
.

Anak perempuan dengan pipi chubby, poni Yang menutupi keningnya dan bibir ranum,  sangat tak bisa diganggu tidurnya.

Datanglah sosok tinggi tegap yang tak lain adalah kakak dari sosok anak perempuan itu.

"Hey dek wake up".

"Lima menit". Jawab anak perempuan itu dan memposisikan badannya yang tadi terlentang jadi tengkurap, jangan lupa yang sekarang posisinya sedikit menungging.

Sedangkan orang Yang tinggi itu hanya bisa ketawa kecil melihat adik manisnya itu.

"No,  ayok bangun cepat nanti kesiangan". Dia pun menarik selimut Yang menutupi sebagian badan adiknya dan menggendong badan mungil itu ke kamar mandi.

"Aakhaa bujon masih ngantuk turunin". Teriak anak perempuan itu karena jujur saja dia baru tidur jam 1 malam karena bermain dengan game di smartphone miliknya.

Sedangkan orang di sebut bujon itu tidak mengubris ocehan adiknya dia tetap membawa badan adiknya itu lalu saat sampai di depan shower ia menurunkan badan adiknya dan menyalakan shower tersebut tepat di atas kepala adiknya.

Anak perempuan Yang mendapatkan rasa dingin dari atas kepalanya langsung membuka matanya dengan melotot.

Oh tuhan apa ini....

"BUJON!!!" . Teriak anak perempuan itu dan langsung saja menggigil,  sedangkan kakaknya tertawa ngakak.

"J-jjahat d-d-ddingin". Dengan suara terbata-bata karena kedinginan dia langsung melempar kan shammpo ke arah kakaknya namun meleset.

"Oh oke sekarang lisa mandi mas mau siapin sarapan oke adik manis dadahhhh". Dengan muka ngejek Yang ia berikan ke sang adik Yang dipanggil lisa itu dan dibales jari tengah boleh lisa.

Sungguh lisa sangat kesal sekarang,  ini ini dingin akutuh gak bisa diginiin bujon sialan!!!

.
.
.

Melihat pakaiannya Yang sudah rapih okay
"Sip ah udah rapi saatnya makan yuhuu makanan iam coming".

Saat sampai di ruang makan lisa sudah melihat kembarannya Yang bernama Lucas sedang melahap meja di ruang makan.

Ralat bukan meja tapi makanan yang ada di meja makan.

"Lukeee itu punya gue!!!" Teriak lisa saat melihat jatah sarapannya mau di angkut sama beruk jelek satu ini.

Sang pelaku hanya bisa cengengesan
"Hehehe kirain kagak mau lu lis".

"Mata lu seribu, laper gua setan awas lu dasar beruk". Balas lisa Yang udah sangat-sangat lapar

"Ah elah lu jangan beruk dong tapi babang tamvan". Dengan gayanya adalah seoranh lucas memainkan alisnya

Tamvan dari mana coba,  tak habis fikir lisa sama kembarannya Yang satu ini.

"Eh iya mas Johnny kak ten gak kesini?". Tanya lisa Yang baru sadar ada Yang kurang ternyata kak ten gak ada disini

"Dia sibuk dari kemarin dahh cepet sarapannya taehyung mana?".

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Oct 10, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

DEDEK LISATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang