Haiii
Selamat membaca:)🌻
Sekarang, mereka berdua sudah sampai di mall lazaga, tempat tujuan sebelumnya. Mall terbesar di kota tempat tinggal mereka.
Sesuai perencanaan, Abi dan Eyri segera menuju bioskop yang letaknya di lantai tiga.
Sebelum membeli tiket, mereka menentukan dulu film mana yang akan mereka tonton.
Apakah film romance? Ah terlalu gemush.
Apakah film komedi? Bisa sih, tapi nanti Abi tidak bisa modus. Heheh. Sepertinya tidak jadi saja.
Film anak-anak? Hallo. BIG NO!
Film Action? Jangan! Tidak cocok untuk suasana ngedate ini.
Jadi film apa?
Oh iya, film horor! Yes, Pilihan yang bagus.
"Kita nonton film horor aja yuk, Lo takut gak? Atau mau film yang lain?" Tanya Abi kepada Eyri yang masih sibuk melihat film apa yang sedang tayang hari ini.
"Horor aja gapapa kak, Eyri berani kok, sering juga nonton sama yang lain." Padahal dalam hati sudah cemas sendiri. Mau ganti tapi tak mau dianggap cewek menye-menye.
Eyri tidak berbohong, mereka memang sering menonton horor, tapi ya gitu, awalnya pada berani dan semangat, dipertengahan sampe akhir film hanya Lingga saja yang tidak menunjukan reaksi apa-apa.
Yang lainnya? Sudah desak-desak dibalik selimut saling dorong satu sama lain.
Hehehehe
Akhirnya, sebelum membeli tiket, Eyri beristighfar dalam hati berkali-kali.
Jam masih menunjukan setengah tujuh malam, dan film yang menjadi pilihan mereka baru akan diputar pada jam tujuh nanti. Maka dari itu, mereka memutuskan untuk berkeliling mall dulu sembari menunggu waktu.
Oh iya, Abi sampai lupa mengatakannya. Eyri tampak cantik malam ini. Dengan mengenakan rok levis dipadukan dengan kemeja putih berlengan pendek yang membuat kulit putih bersihnya terlihat jelas.
Sebagai aksesoris percantik, Eyri mengenakan kalung hitam dan anting bunga putih panjang, sedangkan untuk tas ia mengenakan tas bewarna hijau lumut yang makin mempercantik penampilannya.
Jadi wajar bukan jika sedari tadi mereka berdua adalah pasangan yang telah mencuri perhatian saat pertama masuk ke mall ini.
Dan satu pasangan lagi, pasangan yang sibuk menguntit kegiatan Abi dan Eyri tanpa mereka sadari.
🌻
Saat melewati kedai es krim tak jauh dari bioskop berada, Eyri menghentikan langkahnya. Membuat Abi otomatis berhenti juga.
"Kak Abi, Eyri mau es krim. Tunggu sini bentar ya, Eyri mau beli dulu."Belum sempat Eyri berjalan melewatinya, tangannya sudah digenggam Abi lebih dulu untuk memasuki kedai es krim itu.
"Berdua. Lo mau apa bilang sama gue, jangan pernah misah. Ngerti?"Eyri yang sebenarnya tak mendengar jelas apa yang Abi katakan hanya mengangguk-angguk saja.
Eyri memesan satu cup kecil es krim rasa vanila. Dan Abi dengan gentelnya akan mengantre menunggu pesananan Eyri.
Sebenarnya Eyri bisa sendiri, tapi Abi memaksa. Jadi ya sudah! Mending Eyri mencari bangku kosong saja sembari menunggu Abi.
Tak sampai sepuluh menit berikutnya, Abi sudah berada tepat di hadapan Eyri. Menyerahkan es krim pesanan gadis cantik ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
Prince? And Princess. -> Slow Update.
Roman pour Adolescents*Sebelumnya aku mau ngasih tau,* Kalo "Eyri's Story" ganti judul menjadi, "Prince? And Princess* Ini juga sekalian lagi revisi ya :) 🌱 Ini tentang *Princess* yang binggung akan pilihannya. Seorang *Princess* yang tak sadar akan keindahan kualitas d...