William duduk diam diruangannya, dia memikirkan hubungan axe dgn gressy tadi malam, sepertinya mereka harus sering bertemu.
"menurutmu apa?".tanya william pada sekertarisnya.
"bagaimana kalau diner? beri mereka waktu bersama lebih banyak, mereka pasti semakin dekat"
"saranmu bagus juga, aku akan menaikkan gajihmu 3 persen, terima kasih"
meraih ponselnya langsung menghubungi axe.
"Aku sibuk ayah, nanti saja, apa ayah ingin perusahaan ini bangkrut karena aku sibuk bicara dgn ayah bukannya mengurus hal2 yg menyangkut perusahaan?
"Ajak gressy diner! kau harus meluangkan banyak waktu untuknya, jangan lupa bersikap baik padanya, jangan membuatnya kesal"
terdengar suara decakan axe disana.
"Ayolah axe, ayah ingin kau akur dgn calon istrimu, jangan membuat ayah kecewa karena sikapmu padanya"
"Aku sibuk, nanti saja membicarakannya, hidup miskin itu sangat membosankan, aku tidak mau kurus hanya makan pucuk daun, aku tutup"
"Axe, ajak dia diner, ayolah axe, ini demi ayah"
Axe menghela panjang"ya ya, nanti malam aku mengajaknya diner"
Menutup panggilan, william tersenyum puas.
"Gajihmu kunaikkan 5 persen, ah..aku sangat bahagia"
Sekertarisnya tersenyum dan membungkuk hormat.
#
kenzia duduk manis bersama gressy, entah apa yg membuat gressy mengajaknya bertemu dgnnya? apa wanita ini hanya ingin memamerkan kemesraan axe padanya?
"kau benar2 menyukai xender?
kenzia langsung menatap gressy, apa ini? apa wanita ini ingin memastikan perasaannya dia suka axe atau tidak?kenapa dia bertanya seperti itu?
"aku ingin menikah dgnnya, tentu saja aku menyukainya"
Gressy mengangguk mengerti,"kupikir kau tidak suka dgn pria gila itu, tidak masalah, dia tampan dan menyenangkan...bukan bagiku, kau pasti senang bersmanya, ku harap aku juga bisa merasa senang saat bersama alien itu, dia sangat menyebalkan"
Deg...apa ini? wanita ini seakan menusuknya dgn sengaja, kali ini kenzia yg harus bertanya.
"kau menyukai axe?
"kau bertanya seperti itu? tentu saja-."
"aku pinjam gressy, tidak apa bukan?
Potong axe yg tiba2 saja meraih tangan gressy.
"aku masih ingin bicara dgn kenzia, kami baru saja disini"
Axe menatap kenzia,"tidak apa bukan kau sendiri? atau ku panggilakan xender untuk menemani mu disini?
Kenzia meremas roknya, tersenyum,"tidak masalah, lagi pula aku masih ada pemotretan yg tertunda"
"Baguslah, kalau begitu aku tidak perlu membujuk sipemalas itu kesini, dia susah dibujuk, ayo baby, aku ingin mengajakmu diner malam ini"
gressy menghela jengah,"ini baru jam 5 sore, diner biasanya-"
Cup! mata gressy membulat, kenzia tersenyum pahit, beranjak dari kursinya.
"Aku pergi"dia sudah tidak tahan melihat semua ini.
"aku ingin menghabiskan malam ini bersamamu, pasti sangat menyenangkan"
kenzia semakin panas mendengar ucapan axe, walaupun dia sudah menjauh, dia tetap bisa mendengar ucapan itu seolah axe sengaja mengeraskan suara agar dia bisa mendengarnya dgn jelas.

KAMU SEDANG MEMBACA
CRAZY XENZERLAND ✔
RandomWARNING!!!! INI AREA DEWASA🔞🔞o🔞 HARAP BIJAK DALAM MEMBACA9 KALAU MASIH MEMBACA DOSA DITANGGUNG PEMBACA YA....😉😉😉 dua beradik yg memiliki kisah kebersamaan yg sangat bersahabat,rukun. tapi semejak datangnya masalah percintaan,hubungan mereka...