#16

345 14 0
                                    

Part ini ada adegan dewasa ya gays🙄🙄

Harap bijak dalam membaca
Yg dibawah umur harap minggir😎😎

Kalau masih membaca,dosa ditanggung pembaca ya😉😉😉

.

Axe merenggangkan tulangnya, Merebahkan tubuhnya kekasur menunggu gressy selesai mandi, menatap langit2 kamar. pikirannya terus menjelajah. memejamkan matanya. menghela panjang.

"akh..membuat kepala sakit saja"

keluh axe mencoba menghentikan pikirannya yg semakin jauh.

"kau tidak ingin mandi? gressy melangkah keluar kamar mandi menuju cermin besar, mengeringkan rambutnya dgn handuk.

menoleh keasal suara, axe akui, gressy memang cantik dan sexy juga menggoda, tapi kenapa hanya kenzia yg memenuhi otaknya. oke, dia sudah bisa menerima gressy, tapi entah kenapa kenzia tetap memiliki aura yg membuatnya berpaling dari gressy untuk waktu lama.

"kemari!

Gressy menatap axe, mengerutkan alisnya,"ada apa?

"duduk kesini! bangun dari rebahannya, menepuk tempat tidur yg kosong disampingnya.

"a-aku ingin memakai baju dulu"

"tidak, cepat duduk kesini"

"kenapa kau jadi pemaksa seperti ini?

axe menghela pendek, beranjak dari kasur, menghampiri gressy.

"aku ingin kau memelukku, itu saja".menarik gressy kepelukannya, gressy terdiam.

"begini lebih nyaman".mengeratkan pelukannya.

"ada apa dgnmu?".gressy heran dgn sikap axe sekarang, apa yg terjadi?

"aku tidak bau bukan? jadi aku tidak mandi malam ini"

"apa kau bilang?".menjauh dari axe."tetap saja kau berkeringat, cepat mandi sana"

Bukannya kekamar mandi, axe malah kembali duduk kekasur, gressy semakin heran dgn tingkah axe yg seperti anak2 ini.

"apa yg kau pikirkan? ada masalah?".duduk disamping axe.

"tidak, hanya-"

"cerita padaku axe! aku istrimu, kau bisa berbagi masalahmu dgnku"

Menatap gressy. sungguh? apa dia harus menceritakan masalahnya sekarang dgn gressy? yg benar saja. gressy bisa sakit hati kalau sampai dia menceritakan semua yg dia alami.

"tidurlah sekarang, besok kita pulang bukan, nanti kau kelelahan karena kurang tidur".tangan mungil gressy menahan lengan axe, axe yg awalnya ingin keluar kini mengulurkan niatnya, menatap gressy yg sudah menahannya.

"apa kau ingin bersikap dingin seperti ini dgnku? aku bukan orang lain axe, kau tau itu, jangan begini"

mengelus pipi gressy lembut, apa ini? axe sudah membuat suasana tegang lagi.

"aku baik2 saja, lagipula kalau aku sedikit pendiam kau tidak pusing menghadapi sikapku, kalau aku bersikap gila seperti biasa, kau juga yg-"

"apa masalahmu axe?kumohon, ceritakanlah dgnku, aku akan mendengarkannya"

Tidak, axe tidak akan pernah menceritakannya pada siapapun, ini rahasianya sendiri.

"tidak apa, kenapa kau merasa terganggu hm? aku baik2 saja"

"tapi-".senyum axe menghentikan ucapan gressy, tangan axe bergerak mengelus rambut gressy dgn lembut.

"tidur sekarang! kau pasti lelah"

CRAZY XENZERLAND ✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang