☁️
Hari ini adalah Hari yang menegangkan untuk ku karna Hari ini adalah perdananya aku memakai baju Persit tanpa lencana, betul Hari ini aku dan Mas akan melaksanakan pengajuan untuk proses pernikahan Militer.
Setelah kemarin pulang dari malang, sejujurnya Aku masih mengalami cape pada tubuhku tapi Aku tidak ingin ini di undur kembali, Pagi ini Mas menjemput sekitar jam 8 pagi.
"Dek udah siap belum, Alif sudah nunggu di bawah"ucap Mbak dan Aku pun menjawab iya.
Saat aku menuruni tangga semua mata langsung terarah padaku, Aku gak pede dengan pakaian yang ku pakai makanya Aku memakai gardigan untuk menutupinya selama perjalanan.
"kok pakai gardigan si dek? "tanya Mbak.
"Risih Mbak"jawab ku dan Mbak hanya menghembuskan nafasnya dan Aku pun langsung izin berangkat bersama Mas Alif.
Di perjalanan hanya ada ketegangan yang di ciptakan oleh ku, tangan ku sudah berkeringat dingin.
"kita langsung ke Danyon ya dik"ucap Mas dan Aku hanya menganggukan kepalaku saja.Setelah sampai di depan gedung berwarna Hijau Pupus Mas langsung turun dan membuka kan pintu untuk ku, tapi Aku ragu saat akan turun.
"Biiznillah, Insyaallah"ucap Mas membuatku tersenyum dan turun dengan bismillah yang ku ucapkan dalam hati.
Mas berjalan lebih dulu ke gedung itu di ikuti aku di belakang, disana terdapat beberapa wanita yang juga sama dengan ku akan pengajuan, Mas meminta ku duduk dan Mas berbincang pada pasangan wanita wanita disampingku ini.
"Semoga lancar ya Bang"ucap lelaki berseragam yang sama dengan Mas.
"kamu juga"jawab Mas yang di lanjut perbincangan mereka.
"Hy, kenalkan aku Wita capersit dari sertu Yasa"ucap wanita disebelahkan mengulurkan tangannya.
"hy juga, kenalkan Aku Husna capersit Lettu dr. Alif syabani"ucap ku tersenyum dan berjabat tangannya.
"boleh saya minta nomernya, kali saya kita bisa dekat setelah menjadi persit nanti"ucap Mbak Wita memberikan ponselnya dan dengan senang hati ku berikan nomerku.
"Mbak Husna umurnya berapa? "tanyanya.
"26 tahun"jawabku.
"masih muda ya"ucap Mbak Wita dan kami bercerita sedikit tentang profesi dll nya.
Setelah Mbak Wita di panggil kedalam di sini cuma ada Aku dan Mas, kegugupan ku kembali menyerangku lagi dan Aku sudah membuka gardigan ku.
Saat Aku dan Mas Alif masuk dan duduk di depan Danyon nya Mas Alif,
"Akhirnya kamu pengajuan juga Lif dan Akhirnya juga Abahmu tidak lagi meminta saya mencarikan jodoh untukmu"Ucap Danyon nya Mas Alif yang sepertinya sangat kenal dengan Mas."Siap Bang"
"Sudah tau siapa Nama lengkap calon suamimu? "tanya danyon kepadaku.
"siap sudah, Muhamah Alif Syabani"jawabku dengan nada lembut.
"pangkat dan jabatan "
"Letnan Satu dan Jabatan Mas Alif sebagai dokter batalyon" jawabku dengan lantang membuat Danyon itu tersenyum tipis.
Setelah itu Pak danyon meminta ku menyebutkan NRP Mas Alif dan lagi-lagi aku menjawabnya dengan cepat tanpa ragu, membuat Mas menatapku senyum.
"Riwayat pendidikan Alif dari mulai sekolah kedokteran sampai perwira karir? "
"siap, Izin menjawab. Lettu dr. Muhammad Alif Syabani menyelesaikan studi kedokteran di Universitas Ege Turki dengan predikat lulusan terbaik. Menjadi dokter Koas termuda 23 tahun dan mengambil sumpah dokternya di usia 24 tahun, lalu mengikuti seleksi perwira prajurit karir, dan dinyatakan lolos untuk kemudian di gembleng di lembah tindar megelang selama 7 bulan. Praspa saat usianya menginjak 25 tahun dengan memperoleh anugerah Trisura jalu Wiratama sebagai lulusan terbaik. " ucapku dengan jelas tanpa ragu.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY LIFE ( ON GOING )
Romance🌜 My Life🌛 بسم اللله الرحمن الر حيم وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ "Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik b...