Tigapuluh Dua

270 49 3
                                    

🕊️

Seorang pemuda memasuki rumahnya dengan wajah lelahnya, sudah lebih dari lima hari ia tidak menginjakkan kakinya dirumah megah ini. Waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam.

Ia melangkah dengan santai untuk sampai di kamarnya yang berada di lantai dua, suasana sepi sepertinya orang rumah sedang tidak berada dirumah. Pemuda itu tidak menghiraukan, ia hanya ingin menuju kamarnya dan merebahkan dirinya di kasur King size empuknya.

Hanya tidur di sofa rumah sakit beberapa hari membuat badannya sakit-sakit semua dan ia ingin segera mengistirahatkan tubuhnya.

" Tahu juga kamu jalan pulang. Kenapa tidak sekalian aja kamu tidak usah pulang! "

Suara berat seseorang menghentikan langkah kakinya, ia hapal suara ini. Pemuda itu pikir, ayahnya sudah tidur ternyata belum. Ayahnya sekarang berada tepat dihadapannya.

Pemuda yang bukan lain adalah Taehyun itu menatap ayahnya. Menatap ayahnya dengan tatapan malas, berbeda dengan ayahnya yang menatapnya dengan tatapan berapi-api menandakan pria paruh baya itu sangat marah terhadap putranya.

" Jadi ini yang kamu lakukan sampai tidak pulang! " Desis tuan Kang sambil melemparkan beberapa foto ke wajah Taehyun.

Taehyun tersenyum kecut melihat dirinya ada dalam foto tersebut.

" Baguslah kalau anda sudah tahu semuanya. Jadi saya tidak perlu sembunyi-sembunyi untuk berada di club' Namjoon Hyung "

Plaaak!!!

Satu tamparan keras mengenai pipi kanan Taehyun. Kepalanya sampai terhuyung kesamping dengan memar dan darah yang keluar dari sudut bibirnya. Taehyun meringis merasakan perih.

" Yeobo! " Teriak nyonya Jih Hyun terkejut bahkan kini ia menutup mulutnya tak percaya.

" Appa tidak pernah mendidik mu seperti ini! " ucap Tuan Kang sambil melemparkan

" Anda memang tidak pernah mendidik saya, anda hanya sibuk dengan bisnis dan membesarkan perusahaan anda. Selama ini eomma yang selalu mendidik ku, bukan anda! " Ucap Taehyun dengan nada menahan amarah dan tangis.

" Cukup yeobo, cukup! " Ucap Nyonya Jih Hyun yang kini menangis tersedu.

" Keluar kamu dari rumahku! Aku tidak ingin mempunyai anak sepertimu " desis tuan Kang.

" Baiklah. Aku juga tidak mau mempunyai appa seperti anda yang dengan mudah melupakan istrinya sendiri "

" Andwae Taehyun! " Cegat nyonya Jih Hyun. Taehyun melepaskan cengkraman tangan nyonya Jih Hyun dan pergi begitu saja meninggalkan rumah.

Rasa lelahnya kini sudah tergantikan dengan rasa amarah. Taehyun melajukan mobilnya meninggalkan rumah megah yang tidak ada kehangatan lagi di dalamnya.

" Kenapa kamu mengusir Taehyun. Dia anakmu " ucap Nyonya Jih Hyun dengan Isak tangisnya.

" Dia memang anakku, dia putraku. Aku hanya ingin mendidiknya "

" Tapi tidak dengan mengusirnya seperti ini. Bagaimana nasibnya di luar sana "

" Dia akan kembali. Dia tidak bisa bertahan tanpa uang yang ku berikan " kata Tuan Kang yakin.

Love Cold Man | Kang TaehyunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang