Lost Completly

1.5K 133 44
                                    

BALI

"Wil... bangun sayang.. udah hampir maghrib. Kok tidur terus sih." Usapan lembut tangan theresia menyapu kening putri bungsunya itu

Gadis cantik itu terlihat meringkuk berbalut selimut tebal. Ia hanya menggeliatkan tubuhnya beberapa detik saja tanpa membuka mata.

"Loh kamu demam?" Theresia terkejut dengan suhu tubuh putrinya yang mendadak hangat itu.

"Wilo gak papa mi." Ucap lirih gadis cantik itu tanpa membuka matanya sama sekali

"Gak papa gimana. Ini kamu demam loh." Sahut theresia cemas

"Bangun dulu gih. Mami siapin kompresan. Besok udah acara. Jangan sampai kamu sakit dong. Minum air putih dulu gih" titah theresia dibalik kecemasannya itu.

Dengan sisa tenaganya wilona mengikuti instruksi theresia. Ia meneguk habis segelas air putih yang sudah tersedia di meja kamar hotel ini.

Wilona melihat ponselnya, waktu menunjukkan pukul 17.45 WITA.
.

Wilona

Hmm kevin mungkin sudah disini. Di hotel yang sama denganku. Tapi alangkah baiknya jika aku berdiam diri didalam kamar saja, agar aku tak bertemu dengannya. Huuuffftt.

Ku rebahkan lagi tubuhku di atas ranjang. Kutarik selimut agar bisa kembali menutupi tubuhku yang sudah mulai sedikit menggigil.

Mami datang dengan membawa satu mangkuk kecil ditangannya. Lalu duduk di tepian tempat tidur. Dengan lembut ia mulai mengompres keningku.

"Lala kemana mi?" Tanyaku

"Lala lagi keluar katanya mau cari angin gitu. Jalan jalan sama ecy dan sepupu kevin lainnya"

"Sama kevin juga?" Tanyaku yang tiba tiba ingin tahu🤦‍♀️

"Kayaknya enggak deh. Eh mami juga belum ketemu kevin loh sejak tadi pagi kita sampai di sini." Sahut mami

"Ouh." Komentar singkatku

"Kenapa? Kamu kangen ya sama kevin?" Tanya mami membuatku terhenyak

"Iiissshh" decikku kesal membuat mami menerbitkan kekehan kecil dari bibirnya

"Oiya wil. Mami udah pesen obat penurun demam lewat aplikasi tadi."

"Iya mi. Makasih." Ucapku

"Wilo tidur lagi ya mi." Ucapku lagi, mami menyungging senyumnya.

"Yaudah kamu istirahat ya. Nanti mami bangunin kalo obat udah dateng." Sahut mami

"Iya mi."

Aku memiringkan badanku ke arah kiri. Sambil ku tatap layar ponselku. Mataku menyorot benda berbentuk persegi itu.

Sampai sekarang aku masih belum mengaktifkan kembali paket data internetku. Namun entah kenapa perasaan rindu yang tertanam di hatiku mendadak memyeruak dengan sendirinya. Ya tuhan. Aku rindu kevin.

Hmmm aktifin aja kali ya. Siapa tau kevin bikin status di whatsapp, jadi aku bisa tau keadaan dan kabar kevin bagaimana. Batinku

Saat hendak ku aktifkan sambungan data internetku tiba tiba pesan SMS dari kak axel pun masuk.

Axel
Hai calon bu dokter lagi apa?😁

Aku
Mau tidur kak😊 nite😴

Tak ada balasan sms lagi dari kak axel. Mungkin dia peka aku ingin mengakhiri sms dengannya karena sudah mengucapkan selamat malam untuk tidur😴

AFTER JADIAN -Part 3- By Yani NugrahawatiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang