#2

11 2 0
                                    

Saat ini
[ Shabira POV ]

"Biraaa, bangun sayang! Nanti kamu terlambat," gedoran pintu dan teriakan bunda membuatku terbangun. Dengan malas, kulangkah kan kakiku menuju kamar mandi yang ada di kamar.

30 menit, waktu yang ku habiskan untuk bersiap-siap. Dan sekarang waktu menunjukkan pukul 7.30, hanya tersisa 30 menit lagi untuk bell hari pertama sekolah ku. Setelah menghabiskan sarapan akupun berangkat pukul 7.45, dengan membawa mobil sendiri tentunya. Sebenarnya jarak dari rumah ke sekolahku memakan waktu 20 menit, tentunya bukan waktu yang sedikit. Tapi apa boleh buat, aku terlambat dihari pertamaku dan saat memasuki gerbang sekolah aku dihadiahi sinisan tajam dari para kakak kelasku. Biarkanlah mereka begitu aku tak menghiraukannya, biar mereka lelah sendiri dengan matanya itu.

Sampai di lapangan tempat terlaksananya masa pengenalan ini, sudah banyak murid yang ada mungkin hanya aku yang belum datang. Aku mencari cari keberadaan Tiffany, ternyata dia ada di barisan tengah bagian paling belakang, tidak sulit bagiku untuk menemukannya. Acara pun dimulai dengan sambutan dari pemilik sekolah dilanjuti oleh panitia penyelenggara (Student Council). Setelah sambutan sambutan itu dilanjutkan dengan pembagian kelompok dalam kegiatan ini. Dan kelompok ku berisi Tiffany, Leo, Albert, Vanessa, Svenn, dan tentu saja diriku. Setiap kelompok mendapat satu pembimbing, pembimbing kelompok ku adalah Kak Amber. Dia cocok untuk kelompok kami yang anggotanya tidak bisa diam semua. Dia cantik, tinggi, putih dan tentu saja dia sangat tegas walau dia perempuan tapi dia juga berwibawa.

----------
"Fusilli, and fruit punch" seruku setelah ditanya oleh Vanessa yang bertugas memesan makanan.

Saat ini kami sedang berada di kantin karena sudah waktunya istirahat, tadi kami hanya perkenalan dengan anggota kelompok dan Kaka pembimbing nya. Keadaan kantin saat ini tentu ramai walau hanya ada angkatan ku saja, karena memang setiap angkatan berbeda kantin. Aku duduk dengan Fanny dan Vanessa, Leo dan Albert? Mereka laki laki, dan tentu saja mereka pasti sudah berkumpul dengan laki laki lain.

"Ini tuan putri, pesanannya," suara Vanessa menginterupsi ku yang sedang melamun ini. Kami pun langsung menghabiskan makanan kami sambil sesekali tertawa melihat tingkah laki laki yang berada di kantin, mereka menjahili anak perempuan yang dari tampangnya tentu saja bukan nerd seragamnya ketat dan makeup nya sudah seperti mau ke pernikahan. Walau seragam ku juga ketat tapi setidaknya makeup ku tidak lebai, hanya maskara dan liptint saja yang menempel di wajahku.

"Shabira, do you want to be my girl" leo dan teman laki laki nya itu sekarang malah mengganggu aku. Ku diamkan mereka dan Leo mulai berakting kembali seakan dirinya sedang patah hati. Laki laki yang lain juga melakukan hal gila itu. Seperti tak ada pekerjaan saja mengganggu orang lain yang sedang makan. Mereka terus seperti itu sampai bel kegiatan masa pengenalan dimulai kembali.

Saat ini kami sedang disuruh untuk membuat name tag membentuk sebuah bunga matahari kemudian diwarnai baru diberi nama, nama kelompok dan cita cita. Bahan bahannya sudah disediakan dari panitia yang ada, kami hanya tinggal membuatnya saja. Diantara teman sekelompok ku akulah yang paling cepat selesai. Cita citaku ku isi dengan menjadi seorang designer dan memiliki clothing line / boutique sendiri, itulah cita cita ku sejak kecil.

"Mau kemana kamu?" Suara dari laki laki yang ku lewati cukup membuat ku terkejut.

"Toilet," ucapku tanpa memandangnya. Dan aku pun terus menuntun langkah ku menuju ke toilet tanpa menunggu jawaban dari laki laki itu. Saat aku memasuki toilet, disitu banyak perempuan yang sedang berkaca.

"U know, kemarin tim basket Alaric menang lagi!" Seruan dari perempuan yang terlihat seperti ketuanya itu. Aku tak mempedulikannya karena tujuanku untuk ke toilet bukanlah itu.

"Tadi ada angkatan bawah yang nembak dia coba u think. Baru kelas 2 aja udah banyak gaya mau nembak the most wanted, apalagi Alaric" seruan dari perempuan yang paling pendek itu. Aku terus melangkahkan kakiku ke tempat kegiatan tadi berlangsung tanpa mendengar gossip para perempuan di toilet tadi.

"Dari mana aja Ra?" Tanya Tiffany padaku.

"Toilet and there's so noise," ucapku sambil ku bawa tubuhku untuk duduk kembali. Dan Tiffany hanya terkekeh atas jawaban yang ku berikan.

FYI, masa pengenalan ini hanya dilakukan dalam 2 hari dan sebenarnya kegiatannya tak terlalu penting dan pastinya tak menyenangkan (menurutku). Kegiatannya hanya seperti itu saja dan sangat membosankan, mungkin banyak siswa lain yang menikmatinya tapi tidak dengan ku.

-----------
Kegiatan hari ini selesai pada jam 12 siang tadi, dan saat ini aku sudah berada di kasur milik Tiffany. Karena Tiffany tidak membawa mobil nya hari ini, dan karena tidak ada orang tuanya dirumah dia mengajak ku untuk menemaninya.

"Mau makan apa?" Tanya Tiffany padaku.

"Pizza, dari kemarin mau makan pizza blum terkabul," jawabku sambil membayangkan betapa lezatnya pizza dengan keju mozarela diatasnya.

"Ok, pepperoni pizza, lasagna, Dan semacamnya" seru Tiffany sambil memesan melalui HP nya itu.

Selama 1 jam kami memainkan switch. Sampai akhirnya pizza pun datang. Sambil makan, kita menonton film 'Princess Diaries' film inilah yang aku menontonnya berkali kali pun tak bosan, sama seperti film series 'Harry Potter'.

Pada jam 3 sore aku pulang kerumah ku karena masih banyak keperluan yang aku harus siapkan untuk kegiatan esok hari. Para panitia itu menyuruh kami membuat Totebag dan mendesaign nya dengan tangan kami sendiri. Totebag itulah yang harus dipakai untuk ke sekolah nanti. Sebenarnya aku tidak keberatan akan hal itu, tapi aku terlalu malas untuk mengumpulkan bahan bahannya. Akhirnya kuputuskan untuk menyuruh bibi untuk membelikannya.

Pukul 12 ku putuskan untuk menyelami alam mimpi. Sebenarnya pukul 7 aku sudah menyelesaikan Totebag itu tapi karena ku lanjutkan dengan menonton film maka jadilah, jam 12 tadi baru selesai.

To be Continue
-----------------------------------------------------------------

-Shabira on mulmed-

Hope all people enjoy this story >.<

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 24, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Promise Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang