10. Bad Day

10.3K 1.1K 175
                                    

Lisa berjalan beriringan dengan Jisoo dan Jennie, mereka memaksa untuk mengantar Lisa kekelasnya terlebih dahulu. Chaeyoung belum sembuh total, ia terpaksa istirahat dirumah.

Sebenarnya Chaeyoung mengkhawatirkan Lisa, ini adalah kali pertama Lisa sekolah tanpa dirinya. Chaeyoung tau betul jika Lisa pasti akan merasa kesepian di kelas, Lisa tak mempunyai teman kecuali Yeri dan dirinya tentu saja. Meski Mina kadang bersama Yeri yang notabenenya Sahabat Chaeyoung, Chaeyoung tak yakin jika Mina dekat dengan adiknya. Dengan dirinya saja Mina tak terlalu dekat.

Namun Lisa meyakinkan Chaeyoung, ia pasti baik-baik saja meski sendirian dikelas. Jisoo dan Jennie juga mengatakan akan bersama Lisa jika jam istirahat.

"Belajar yang fokus, Chaeng pasti akan segera sekolah. Nanti Eonnie dan Jennie akan menjemputmu untuk makan siang"

"Aniya, aku menyusul saja nanti Eon. Aku sepertinya akan keperpustakaan, untuk mengembalikan beberapa buku yang ku pinjam,"

Jisoo dan Jennie berpandangan, mereka mengangguk. Menyetujui usulan Lisa. Lisa tersenyum manis, meski hatinya bergemuruh karena sebentar lagi ia akan benar-benar sendirian di kelas.

"Baiklah, jangan terlalu lama. Atau Eonnie akan menyeretmu," Lisa mengangguk kikuk, perkataan Jennie membuatnya sedikit ngeri. Ditambah mata kucing itu memicing menatapnya.

Cuph~

Cuph~

Jisoo dan Jennie memberi kecupan pada kening Lisa yang tertutup poni, Lisa balas mengecup kedua pipi Eonnie nya itu dan melambaikan tangan saat mereka mulai berjalan menjauh.

"See you Lili-ya~"

Suara Jennie membuat Lisa terkekeh, ia mengangguk dan mengacungkan kedua jempol tangannya. Lili adalah panggilan untuknya dari Jennie beberapa waktu lalu, entah apa yang membuat kakaknya berlaku seperti itu. Namun panggilan itu cukup membuat Lisa senang.

Lisa membalikan tubuhnya, namun belum sempat ia melangkahkan kaki tubuhnya tiba-tiba tersentak sedikit mundur dan refleks berseru karena kaget.

"Ommo! Mianhae Lisa-ya," Lisa mendengus kesal saat menyadari manusia tiang lah yang membuatnya benar-benar terkejut.

"Oppa jinjja!"

Chanyeol terkekeh, ia menangkupkan kedua tangannya didepan dada. Mencoba memohon ampun pada adik sang gebetan yang tak sengaja ia kagetkan.

"Hehehe, Mian Lisa-ya. Good morning,"

"Yeah, Bad Morning too!"

Chanyeol mencebik, jawaban Lisa membuat hatinya tertohok.

"Lisa, aku benar-benar tak sengaja mengagetkanmu. Jadi tolong maafkan aku eoh?"

Lisa yang tak tega melihat wajah melas Chanyeol hanya mengangguk malas sembari melipat tangan di dadanya.

"Eonnie ku, hari ini, besok dan besoknya lagi tak akan masuk sekolah," Chanyeol terkaget saat ucapan Lisa terdengar seperti jawaban dari sebuah pertanyaan besar dihatinya.
'Dimanakah My Baby Chipmunk ku?'

"Wa-waeyo?"

"Rosé Eonnie demam, kemarin sore kami bermain hujan-hujanan,"

Chanyeol mengangguk, matanya menatap Lisa khawatir.

"Dia akan segera sembuh, jangan coba-coba menjenguknya. Aku takut kau kena pukul Bogum Oppa,"

Lagi-lagi Chanyeol dibuat takjub, Lisa seperti penyihir yang bisa melihat isi hati mereka. Namun ucapan terakhir Lisa membuat Chanyeol mengernyit.

Night Sky. ✔ [SEGERA TERBIT]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang