Chapter 26

70 8 2
                                    

Yerisa

Hmmm, kemana ya kak Brandon? Sejak dia pergi semalam, tante bilang dia belum pulang juga sampai pagi ini. Padahal sebentar lagi kan waktunya berangkat ke kantor.

"Kenapa daritadi kamu bengong seperti itu?" Suara Revano menginterupsiku dan aku pun beralih menatapnya. "Kamu mikirin apa?"

"Aku penasaran kak Brandon kemana ya? Kenapa belum pulang juga sampai sekarang?"

"Justru aku juga punya pertanyaan yang sama padamu" Ujar Revano padaku, sedangkan tante dan om Gafriell malah terlihat tenang-tenang saja. "Eh, jangan-jangan....."

"Selamat pagi semuanya!"

Woo! Itu suara kak Brandon, suaranya terdengar begitu antusias. Bikin penasaran saja..... 

Kami berempat yang ada di meja makan pun mengalihkan pandangan ke arah depan, dimana kak Brandon tengah berjalan menuju ruang makan, dan dia tidak sendiri!! Aku terkejut sekaligus senang saat melihat Etta bersamanya. Akhirnya, kak Brandon membawa pulang Etta juga. Oh Lord, thank you so much....

"ETTA!!" Aku segera bangkit dari kursiku dan berlari ke arah Etta dan langsung menyergapnya, memeluknya sedikit lebih erat. Mungkin karena aku tidak punya kakak ataupun adik, makanya Etta adalah sahabat kesayanganku yang sudah aku anggap seperti saudara kandungku sendiri. Itulah kenapa aku selalu bersikeras menyuruh kak Brandon menjaganya. Aku harap Etta juga merasakan hal yang sama seperti aku, kami seperti saudara.

"Aku pulang Yeri" Ucapnya dan aku pun melonggarkan pelukanku padanya lalu mengangguk tersenyum.

"Ah, menantukuuuu...." Tiba-tiba saja tante Gafriell datang lalu menarikku ke belakang, menjauh dari Etta dan gantian memeluknya. Heih, dasar....

Revano menghampiri kami lalu berdiri di samping kak Brandon lalu menepuk-nepuk pelan punggung kakak sepupuku itu sambil tersenyum, senyum bangga seakan dia adalah papa nya kak Brandon, dan itu terlihat aneh. "Man! Akhirnya kamu membawa kakak iparku pulang, hah?"

"Tentu saja" Jawab kak Brandon yang kemudian memberikan tatapan tajamnya padaku. O'ow!

"Kenapa menatapku seperti itu, kak? Aku kan mencoba membantu. Sedikit kebohongan untuk kebaikan itu kan tidak apa"

"Ya, ya aku tahu. Terimakasih, Yer"

"Hoah! Beneran nih yang tadi bilang terimakasih ke aku itu kak Brandon?" Ya, jarang sekali seorang Brandon mengucapkan terimakasih setulus dan sekalem ini padaku. Dia mendelik dan akupun langsung tertawa sambil mengajak Etta untuk ikut sarapan bersama.

Ada banyakan hal yang ingin kuketahui dari Etta, terutama bagaimana 'perjuangan' kak Brandon untuk membawanya kembali ke sini?

*****

Zanetta

"Selamat siang nyonya Gaffriel"

Itulah sapaan hangat yang ditujukan beberapa staff padaku saat aku baru saja keluar dari lift, dan berjalan menuju ruangan Kak Brandon. Ya, hampir semua staff yang ada disini mengenalku, dan sebetulnya cara mereka memperlakukanku kadang membuatku canggung, bahkan untuk sekedar membalas sapaan mereka saja, rasanya sangat kaku.

Tap

Kurasakan seseorang menepuk pundakku pelan dan akupun menoleh. Tidak begitu terkejut saat mataku bertemu pandang dengan seseorang yang sebenarnya paling tidak ingin kutemui saat ini.

"Zanetta? Kok kamu ada disini?" Ya, dia adalah Anna, dan pertanyaannya itu.... Dia terdengar terkejut melihatku ada disini? Apa karena dia mengira kalau....

"Little Cupid" - Remake BaekHera Ver. (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang