Hari ini bisa di bilang hatiku merasakan 2 perasaan yaitu, Bahagia dan sedih. Bahagianya adalah hari ini aku, Mas dan Zahra akan pindah kerumah dinas Mas Alif tapi sedihnya adalah hari ini keluarga Abah, Keluarga Bapak dan Keluarga Abi pulang ke malang dan gresik.
Mereka sudah harus pulang karna Abi harus memantau pesantren begitu juga dengan Abah, sedangkan Bapak ada ladang yang harus di lihat dan diurus jadi tidak bisa berlama-lama.
Pagi ini jam menunjukan pukul 6 pagi dan seluruh keluarga sudah siap dengan koper mereka masing-masing,
"Masa hanya 2 hari Ibu, bapak dan semua di jakarta"ucapku menatap Ibu sedih."Nduk, kami sudah harus pulang kamu bisa balik ke malang atau ke gresik kalau kamu cuti kembali"ucap Ibu yang mengusap kepalaku.
"tenang dek,jika Abang ada urusan di jakarta Abang akan mengunjungi kamu"ucap Bang Zazhi yang merangkulku.
"janji ya Abang"jawabku.
"janji dek, udah jangan sedih nanti aabang kabari kalau Abang ke jakarta"ucap Bang Zazhi.
"oke"
Seluruh keluarga siap untuk masuk ke dalam Bus, Ibu menatap ku dan mengusap pipiku lalu mencium keningku.
"Ibu pamit ya Nduk, jaga diri kalau ada apapun tlp Ibu, bahagia selalu bersama keluarga kecil mu ya"ucap Ibu dan Aku mengangukan kepalaku Lalu Ibu memeluk ku.
Setelah Ibu Bapak mendekat dan memeluk ku, mencium keningku dan menggenggam tangan Mas Alif disatukan dengan tanganku.
"jaga putri Bapak, karna bapak percaya sama kamu kalau kamu bisa menjadi Putri permata Bapak, jangan sakiti dia apalagi membuatnya terluka"ucap Bapak kepadaAs Alif."Insyaallah Pak, Alif akan menjaga Husna lebih dari Alif menjaga diri Alif"jawab Mas.
"sayangi selalu putri Bapak ya"
"Pasti Pak"
Bapak masuk mobil dan berganti Abi dan Umi, Aku dan Mas mencium tangan Abi juga Umi. Umi memeluk ku dan mencium keningku,
"tolong rawat Rawat putra Umi ya sayang, kalau dia nakal tarik saja kupingnya"ucap Umi menbuatku terkekeh."Terimakasih Nduk, sudah mau menjadi Istri Alif dan Umma dari Zahra"ucap Umi menggenggam tangan ku.
"tak perlu berterimakasih Umi, karna Husna jatuh cinta dengan Putra Umi dan Cuci Umi Zahra"ucap ku dan Umi tersenyum kepadaku.
"Le' jangan kau sakiti Husna, ingat Janji mu dengan Allah saat engkau mengucapkan Ijab Qobul untuk Nya"ucap Abi kepada Mas.
"Insyaallah Abi"
Umi dan Abi berpamitan kepada Zahra yang menangis tak mau Umi dan Abi pulang ke Gresik,
"nanti kita main ya sayang ke gresik"ucap Mas Alif kepada Zahra yng menangis."bye bye Nenek, Kakak, Ante Cipa, Om Iky "ucap Zahra melambaikan tangan kepada orang yang dia sebut.
Abah dan Umi berpamitan dengan ku juga Mas, saat Zahra berpamitan dengan syauqi membuat kami semua tersenyum melihat kedekatan mereka.
"Tolong jaga adik ku ya Lif, kalau dia bandel cubit saja pipi nya"ucap Mbak kepada Mas Alif dan Aku hanya bisa tertawa.
"Kabar Na ya Mbak kalau sudah sampai gresik"ucap ku dan Mbak mengangukan kepalanya.
Kedua Abang ku memeluk ku dengan sangat erat dan Aku membalas pelukannya,
"Jaga diri baik-baik ya dek, kalau ada apa-apa tlp Abang, kalau Alif menyakiti kamu langsung tlp Abang ya jangan kamu pendam sendiri"ucap Bang Ridwan kepadaku dan Aku hanya menganggukan kepalaku dengan mata berkaca-kaca."Lif ingat apa yang aku ucapkan saat diresepsi dan itu bukan ucapan biasa, tapi itu peringatan pertama "ucap Bang Zazhi kepada Mas Alif.
"Siap, Bang"

KAMU SEDANG MEMBACA
MY LIFE ( ON GOING )
Romance🌜 My Life🌛 بسم اللله الرحمن الر حيم وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ "Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik b...