Jeongguk p.o.v
HUAAAARGGHHHHH!!!!!
NGAPAIN JUGA KAMU PAKE MUAH MUAH SEGALAAAA!!! AKU JUGA MAU DONGG!!
Saat sedang berkelana didalam pemikiran ku, dapat kulihat jika Taehyung yang sudah habis berbicara bersama 'makhluk' itu. Aku tidak bisa untuk mengcontrol wajah ku saat ini yang sedang terbakar api cemburu.
Dapat kulihat wajahnya yang mengkerut dan bibir yang maju. Aduh, anak ini..
"Kamu...kenapa?"
Soalnya, aku buru buru menggelengkan kepala ku lalu menarik tangannya. Tujuan sebenar ku tidak tercapai lagi. Makanya masa itu tidak harus dibazirkan dengan cemburu tidak jelas ini.
Aku melepaskan tangannya yang hangat membahang hatiku yang sudah berkali kali jatuh padanya, lalu aku memintanya untuk memelukku seperti awal tadi. Aku benar benar beruntung ketika mendapatkan pelukan hangat dari sayangku.
Rasanya seperti setiap saat aku ingin tinggal dan duduk bersamanya. Cuddling, kissing and do what lovers do.
"Kita akan kemana Gukkie?"
Ah, anak ini. Suaranya yang berat itu menyapa ruang pendengaranku yang menghantar isyarat meremang pada seluruh bulu di tengkuk. Dia benar benar berbicara di samping telinga ku. Tentu saja aku bisa memikirkan yang tidak tidak! Suaranya itu terlampau seksi untuk seseorang yang menggemaskan sepertinya!
"Ada deh," aku membalas seadanya. Kerana, aku yakin. destinasi yang ingin ku bawa dia pergi ini akan membuatnya terpesona. Aku juga baru dua kali datang ke sana.
Vespa merah hadiah dari Ayahku berhenti bermakna kami telah sampai ke destinasi, aku lagi lagi menggandeng tangannya yang dingin. Rezeki jangan ditolak, makanya aku mengambil aja itu tangan cantik nya.
"Uwah! Aku tidak menyangka disini punya taman bunga! Uwah! Woah! Ini cantik sekali ya tuhaaaan!"
Aku terkekeh. Melihatnya berlari sambil merentangkan tangannya ke arah lautan bunga mawar pink itu, rasanya seperti aku berada di alam bawah sedar ku. Ini terlampau indah, dia berdiri di bawah langit kuning yang memancarkan kehangatan, dengan bunga berada di sekelilingnya, aku jatuh. Tidak mengerti, bagaimana bisa aku jatuh terlalu dalam pada seorang pemuda yang sederhana.
Ketika aku melihatnya tertawa, aku sudah mengerti. Aku jatuh cinta kerana dia adalah Kim Taehyung yang tak pernah tergantikan. Aku jatuh cinta padanya, kerana dia lain dari yang lain. Aku sungguh sungguh sungguh mencintainya!
"Jeongguk ah! Ayo sini coba bau mawar ini! Harum sekali!"
Aku tersenyum membalas ajakannya. Anak itu sudah jauh sekali perginya. Hm, aku melupakan susu kami. Sepertinya, itu sudah menjadi rezeki orang lain entah pengemis atau apa pun lah itu.
Sontak aku melangkahkan kaki ku ke arahnya yang dari tadi sibuk bermain dengan dandelion putih pemikat hati.
"Aku lebih suka harum mu Tae." Gumamku sendiri.
Tentu saja aku tidak akan mengatakannya depan depan. Bisa bisa aku dilabel mesum.
.
.
.
.Yah, kadang sih..
Jeongguk p.o.v end.
Jeongguk menghampiri Taehyung yang sedang duduk berlutut di hadapan bunga kecil yang rapuh tetapi cantik itu. Dari tadi, Taehyung tidak habis habis meniup bunga dandelion dengan lucunya, Jeongguk jadi gemas sendiri melihat tingkah laku anak itu yang sangat berharga.
"Tae?"
"Hm?"
"Kenapa hari ini kamu tidak memakai hoodie?"
Iya, sebenarnya dari tadi mulut Jeongguk sudah gatal ingin menyoal tentang satu itu. Kerana, dia tidak puas hati jika Taehyung didekati orang ramai mau sebabnya negatif atau positif.
Jeongguk dapat melihat orang yang di ajak berbicara itu mengangguk sambil cuba untuk duduk yang benar sambil menghadap matahari yang menyebarkan warna indah ke langit.
Melihat itu Jeongguk turut mengikut, dia duduk tepat di samping Taehyung yang tersenyum. Matanya tak lepas dari pemandangan indah asupan ketenangan itu.
"Chim yang menyuruhku untuk berhenti memakai hoodie."
Ah, jadi manusia itu yang menyuruh Taehyungnya ya...
Jeongguk melotot. Bukan apa, itu bermakna manusia chimchim itu tinggal bersama Taehyungnya?!
"Kalian- tinggal bersama?" Soal Jeongguk, wajahnya sarat akan penasaran . Lihatlah dahinya mengerut sedangkan sebelah alisnya terangkat.
"Hm..sebenarnya aku tinggal sendiri kok. Tapi...hari itu..aku sakit. Makanya mereka izin untuk bergilir tinggal bersamaku"
Alis Jeongguk bertambah mengerut ketika mendengar perkataan 'mereka' yang keluar dari mulut Taehyung.
Taehyung menoleh ke arah Jeongguk, dan detik itu juga dia terkekeh ketika melihat raut wajah Jeongguk yang baginya imut itu.
"Ih! Kamu imut sih Gukkie! " ujarnya sambil menjulurkan kedua belah tangannya untuk menggapai pipi Jeongguk. Tangannya mencubit dan menarik kedua belah pipi itu gemas.
Jeongguk? Sudah terbang dia dipegang sama doi!
Bukannya merasa sakit akibat serangan tiba tiba itu, malah Jeongguk mencair ketika melihat senyum Taehyung yang mengembang bebas.......
To be continue...

KAMU SEDANG MEMBACA
Love You ♡[ KOOKV]
FanficJeon Jeongguk yang penasaran akan pemuda yang sering memakai hoodie, duduk sendirian. Selama 2 tahun menyimpan perasaan di hati akhirnya Jeongguk akan mengungkap rasa yang memenuhi dada dan hati nya.