[17] Under Moonlight

138 89 24
                                    


Sore ini gue semangat banget, karena apa?
Karena gue mau ke Gereja bareng Yugo.
Oiya, gue belum kasih tau agama gue, jadi gue dan Yugo sama sama beragama Katholik, kita beda Gereja karena jarak rumah kita yang jauh.

Jam setengah 5 sore gue mandi, gue dandan layaknya orang mau ibadah. No make up hehe.

Duhh kok rasanya deg degan gini ya jantungku.
Jam 5 sore Yugo chat,

Yugo: udah siap siap kan?

Degdegdegdegdeg, kenceng banget detakannnya

M.Asa: udah

Yugo: gue otw, tunggu depan rumah

Huuwwwwwww, kalian tau kan rasanya gimana. Sueeneeenngg banget.
Gue lagi rasain itu sekarang, gue pun keluar buat nunggu Yugo didepan.

Tanpa menunggu lama, Yugo datang dengan motor matic nya.
Yugo membuka helm dan menatap gue seperti biasanya.
Dalam hati gue lagi ketawa guys

"Udah?" Tanya Yugo singkat.

"Udah" jawabku juga singkat.

"Yaudah naik" suruh Yugo

Gue naik ke motor dan kita berangkat ke gereja berdua. Gue kok ngerasa aneh ya, kali ini Yugo goncengin gue dengan santai, ngga kayak biasanya, ngebut banget.

"Kok jalannya pelan Go?" Tanyaku.

"Biar lama sampeknya" kata Yugo sambil menatap gue dari kaca spion

Hmmm gue paham, Yugo mau lebih lama sama gue.

Jarak dari rumah gue ke Gereja lumayan jauh, sekitar 20 menit, itupun naik motor.

Setibanya di parkiran Gereja, Yugo bersikap sangat teduh. Tatapannya membuat gue sesak napas.
Nggak kayak disekolah, sifatnya kali ini beda banget.

Kita berdua masuk digereja, kita duduk dibarisan anak muda, ramai juga yang ke Gereja bareng pacar. Gue baru tau karena biasanya gue duduk bareng orang tua tua.

Pas udah mulai, gue sesekali melirik Yugo, aduhhh bikin meleleh deh. Alim banget ternyata.
Sepanjang doa jujur gue nggak bisa fokus. Gue lirik Yugo terus, padahal Yugo nggak sekalipun ngelirik gue. Huhhh

Sekitar jam setengah 8 kita udah selesai. Yugo ambil motor diparkiran sedangkan gue nunggu didepan Gereja.

Nggak lama Yugo dateng dan ngajak gue.
Gue naik dimotor Yugo.

"Sa, mau jalan dulu ngga? " Tanya Yugo

Dalam batinku, ohh tentu nggak nolak

"Emm, boleh. Mau kemana?" Tanyaku malu malu.

"Ikut aja" jawab Yugo

Yugo ngajak gue muter muter, nggak tau mau kemana tapi intinya gue seneng bareng dia.

Udah lama kita muter muter tanpa tujuan gue pun capek, hihi padahal cuma duduk diatas motor.

"Go, haus" kataku.

"Mau minum apa" tanya Yugo sambil menyetir.

Ayo Jatuh Cinta [Completed] ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang