Chapter 17

60 13 0
                                    


"Perkenalkan ini Min Yoongi, calon suamiku." sela AeRi sebelum Min Yoongi membuka mulutnya.

"Waaah kau beruntung sekali Tuan bisa menikahi wanita secantik dan sebaik Jean AeRi." ucap Nara

"Ya kau benar Nona. Aku merasa menjadi lelaki paling beruntung di dunia saat ini." ucap Yoongi sambil menatap Jungkook.

"Kapan kalian akan menikah?" tanya Nara lagi.

"Secepatnya." jawab Yoongi sambil menggenggam tangan AeRi.

"Kami belum tahu tetapi aku pastikan undangan itu sampai kepadamu dan Tuan Jeon." sambung AeRi.

"Terima kasih. Aku menunggunya. Berbahagialah Jean AeRi. Kalau begitu kami permisi." ucap Nara.

........

Setelah kepergian mereka AeRi kembali mendudukan diri di bangku rumah sakit itu, menundukan kepalanya dan berkali-kali menghapus air mata yang terjatuh di pipinya. Min Yoongi hanya duduk di sebelahnya tidak melakukan apapun karena ia merasa sungkan untuk melakukan kontak fisik seperti tadi jika dalam keadaan seperti ini. Pikir Yoongi tadi adalah keperluan mendesak demi kebaikan AeRi.

"Maaf karena menyebut anda calon suamiku Tuan Min. Aku tidak tau apa yang harus ku lakukan tadi. Aku merasa malu, sakit dan jahat di saat bersamaan. Maafkan aku. Dan terima kasih sudah membantuku."

"Aku tidak keberatan sama sekali untuk hal itu, bahkan jika kau sunggung ingin menikah denganku besok ataupun lusa bisa aku atur."

"Tuan Min..."

"Itu hanya gurauan. Untuk menghiburmu. Tapi seriuspun tidak apa."

.........

Jungkook POV :

Aku melihat dari jauh kekasih ku sedang bercengkrama dengan wanita lain, aku seperti mengenalnya walaupun melihat sosoknya dari belakang. Dan ketika Nara memanggilku sosok wanita itupun turut memutar tubuhnya ke arah ku, ia.. juga kekasihku. Jean AeRi. Aku mengira dari tatapannya sepertinya ia sudah mengetahui semuanya dari Nara. Nara tidak bersalah atas itu, ia tidak mengetahui apapun. Aku yang bersalah di sini. Aku tidak tau apa yang harus aku lakukan dan katakan saat itu, lalu AeRi membuka percakapan dengan berpura-pura menanyakan kabarku dan seolah sudah lama tidak bertemu denganku. Aku tau ia sama sakitnya sepertiku saat ini, ia berusaha melindungi hati Nara. Hingga saat Nara menanyakan seseorang di samping AeRi kami semua pun menatapnya dan aku sunggu tidak menyangka dengan apa yang dikatakan AeRi bahwa ia baru saja menyebut pria itu sebagai calon suaminya. Aku tidak bisa menerima itu tetapi di saat yang bersamaan aku pun tidak bisa melakukan apapun. Dan yang membuat aku semakin kesal pria itu menggenggam tangan AeRi dan mengatakan bahwa ia adalah lelaki paling beruntung saat ini sambil menatapku. Aku tau dia sedang tertawa dalam hatinya sekarang. Aku harus menemui AeRi setelah ini.

AeRi POV :

Aku baru saja membantu Tuan Min mengurus administrasi rumah sakit untuk ayahnya karena ia sedang menemani ayahnya lalu tidak sengaja aku menabrak seseorang wanita yang ternyata sedang hamil. Aku menanyakan dimana keberadaan suaminya, tetapi ternyata ia mengenaliku dan mengatakan bahwa aku klien dari kekasihnya yang bernama Jeon Jungkook. Aku sungguh terkejut bahwa Kekasihnya ternyata juga kekasihku. Saat aku memutar tubuhku melihat sosok kekasihnya aku benar-benar lemas dan ingin jatuh, tetapi seseorang menahanku. Ia adalah Min Yoongi. Saat ini yang harus aku lakukan adalah menahan tangisku dan berpura-pura tidak mengenali Jungkook untuk kebaikan kekasihnya yang sedang hamil. Nara tidak bersalah, dan aku rasa Jungkook pun tidak bersalah karena saat aku memintanya menjadi kekasihku mungkin ia tidak tega menolakku, ia merasa kasihan padaku tetapi aku menyayangkan seharusnya ia jujur padaku dari awal dan tidak membuatku terbuai dengan kata-kata cintanya akhir-akhir ini. Bahkan semalam aku sempat berharap akan membangun sebuah keluarga dengannya, betapa memalukan dan menyedihkannya diriku di hadapannya saat ini. Aku memutuskan akan mengakhiri hubunganku dengannya dan berkahir memperkenalkan sosok Min Yoongi sebagai calon suamiku, aku tidak tau apa yang harus aku lakukan tetapi seharusnya itu menyampaikan pesanku kepada Jungkook bahwa kami sudah berakhir.

Min Yoongi POV :

Aku ingin menyusul AeRi karena khawatir ia mengalami kesulitan saat membantuku mengurus administrasi rumah sakit. Saat aku keluar dari ruang rawat Appa aku melihatnya sedang berbincang dengan seorang wanita lalu wanita itu memanggil seseorang yang berjalan berlawanan denganku, pria itu Jungkook. Aku dan Jungkook berjalan menghampiri keduanya, ternyata wanita yang berbincang dengan AeRi adalah kekasih Jungkook. Aku melihat AeRi seperti lemas dan akan terjatuh maka aku menahan tubuhnya, saat ia bertatapan dengan Jungkook aku menunggu apa yang akan ia katakan dan lakukan. Ternyata ia melakukan hal yang sama saat ia bertemu denganku di depan Appa waktu itu. Aku tau ia tidak ingin menyakiti hati kekasih Jungkook yang sedang hamil itu. Lalu ia mengenalkan ku sebagai calon suami nya, disitu aku sungguh merasa di atas angin dan aku katakan bahwa aku pria paling beruntung saat ini sambil menatap Jungkook. Aku rasa aku menamparmya secara tidak langsung. Jujur jika AeRi menginginkan menikah denganku, akupun akan mengabulkannya walaupun tanpa cinta darinya dan sebagai bentuk pelariannya.












Tbc...

LAW and LOVETempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang