[1]

511 42 1
                                    

Jimin meringkuk sakit saat setelah tubuhnya di pukuli habis-habisan oleh Kakak-Tingkat sekolah yang bernama Felix itu

"Ss-sSunbae kenapa k..kau selalu memukuli ku?"  Tanya jimin menahan sakit di seluruh tubuhnya

"Itu karena kau selalu mendapat peringkat satu dan membuat adik manisku mendapat pukulan!!" Jawabnya dengan mata memerah menahan gejolak yang ingin keluar

"Mm-maaf.." Hanya itu yang dapat jimin ucapkan. Tubuhnya kaku dengan darah yang terus mengalir di daerah kepalanya

"Ini belum seberapa park jimin! Kau kira aku akan diam saja saat adik ku tersiksa sedangkan kau bebas berkeliaran disini hah!?" Ucapnya

Jimin tidak sebebas itu. Dan luka yang diberikan sunbaenya itu sering ia dapatkan saat sampai rumah.

Tolong garis bawahi.

BYURR!!

Felix menyiram jimin dengan air pel yang kotor membuat kepala jimin sakit tidak karuan. Dan meninggalkan jimin di dalam toilet tersebut

"Ini belum seberapa Park jimin! Ingat itu sialan!!"  Sebelum pergi dia menyempatkan diri untuk menendang tulang kering jimin dan mendapat erangan kesakitan dari sang empunya

Tidak adakah yang mau menolong jimin? Dia sedang kesakitan. Kemana sahabatnya?

Biasanya jika jimin selalu di pukuli felix, jungkook yang selalu pertama menolongnya atau mengkhawatirkan keadaannya.

Bisakah jimin berharap jungkook menolongnya?

Jimin tersenyum miris saat mengingat itu lagi. Tersenyum miris saat kepalanya pening luar biasa. Bibir pucatnya bergetar kedinginan. Sekujur tubuhnya kaku dan tidak bisa di gerakan.

Sebelum itu..

Jimin sedang membuang air kecil, setelah selesai  dia sudah dikagetkan dengan felix yang ada di hadapannya dengan senyum devilnya

Fikiran negatif memenuhi kepalanya.
Dia takut. Tidak cukup kah dirinya yang selalu di pukuli setiap hari di rumah?
Dan lalu ini?

"Kemarin malam adik ku di pukul oleh ayahku menggunakan rotan sebanyak 15 kali akibat kau yang terlalu pintar atau sengaja mengalahkannya yang menjadi peringkat 2!?" 

Bahkan siksaan ku lebih parah dari pada siksaan adikmu sunbae  -batin nya teriris

"Aa-aku tidak tahu jj..jika seperti ini a-ak--Akh..!!!"
Sebelum jimin melanjutkan kata-katanya lehernya di cekam membuat dia sesak nafas

"Aku tidak butuh sandiwaramu sialan!!"  Ucap sunbaenya penuh amarah

Tubuh jimin di banting membuat jimin meringis dan segera mengambil nafas sebanyak-banyaknya. Felix membawa tongkat sapu yang entah dari mana. Dan sekali hentakan batang sapu itu patah dengan jimin yang mengigit bibir bawahnya menahan sakit luar biasa

Batang sapu itu patah

Sekali hentakan

••fate🏳°Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang