lni adalah kisah sebuah janji sepasang kekasih yang belum usai dimasa lalu.
Janji Abimanyu Prayoga pada seseorang dimasa lalu membawanya pada peristiwa ganjil yang kerap mengganggu kehidupan rumah tangganya bersama Radinda putri kinanti. Mampukah me...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ini Mbak Radin yang lagi galau guys takut si babang Abi marah wk wk wk btw Mas Abinya marah nggak ya guys? jadi yang penasaran cus pantengin terus cerita ini yuk guys!
Setelah dari resto Abimanyu mengantarkan teman temannya ke barak terlebih dahulu setelah sebelumnya menghubungi resto agar pesanan mereka tadi di jadikan delivery setelah itu dia ijin keluar kesatuan untuk menemui Radinda dirumahnya namun sesampainya di sana hanya ada Bagas yang baru sampai dirumahnya dari mengajar sedangkan Radinda sedang kerumah sang Budhe bantu-bantu disana karena ada acara ulang tahun cucu dari Budhenya itu yang tak lain adalah putra pertama dari sepupunya, Rangga.
Karena melihat kegelisahan Abimanyu Bagaspun bertanya
"Kalau boleh tau ada apa sih Bi kok kelihatannya suntuk sekali kamu!"
"Nggak kok Mas hanya ada sesuatu yang ingin ditanyakan?"
"Kenapa nggak telfon aja Bi?" Kata Bagas memberi saran.
"Nggak sreg Mas lebih enak tanya langsung saja!"
"Ya sudah tunggu di rumah saja nanti malam kata dia mau kesana atau kamu kesini jam empat sore saja nanti kita kesana sama-sama dan pulangnya kalian bisa bicara!"
Abimanyupun mengangguk setuju lalu diapun segera bangkit dari duduknya.
"Ya sudah Mas kalau gitu aku pamit dulu nanti jam empat kurang aku datang kesini Mas! Assalamualaikum!"
"Waalaikumsalam! Hati-hati dijalan Bi!" Seruan Bagas hanya dijawab acungan jempol oleh Abimanyu.
Sementara itu Radinda yang sedang sibuk membuat berbagai macam kue terlihat tertawa bahagia ditengah-tengah saudara saudaranya. Kadangkala dia tersipu malu tatkala para sepupunya menggodanya dengan membawa nama Abimanyu.
"Idih yang mau nikah malu-malu dia Mi!" Kata Rangga pada istrinya untuk menggoda Radinda.
"Emang iya waduh Mbak Nunung diduluin dong sama dek Radin!" Kata Alvi salah satu sepupu Radinda yang lain.
"Enak saja Mbak Nunung bukannya keduluan ya, dek Radin aja yang jodohnya datang kecepetan mana cakep tajir lagi aku juga kalau jodohnya seperti Abi sih hayuk saja mau nikah kapan!" Kata Nunung sambil cekikikan.
"Ye yang ikut baper udah kebelet kawin Neng!" Kata Rangga menimpali perkataan sang adik.
"Nggak lah Mas kan masih 20 tahun juga sekalian nunggu barangkali ada teman Abi yang cakepnya sebelas dua belas kayak dia hi hi hi baru deh mau cepet-cepet nikah kayak dek Radin!"
"Kalau begitu mah Alfi juga mau Mbak!"
"Sudah-sudah kalian ini rebutan opo to sampai terdengar dari luar suaranya!" Kata Budhe Ratmi.
"Sudah belum kuenya sudah jam tiga ayo buruan di kemas semua keburu dimulai loh acaranya!" Kata Budhe Narti ikut meramaikan suasana dan semuapun menjawab bersamaan...