"Wake up, banana milks and strawberries loves you. Me too."
~♥~
"Kak, Jeongguk pasti bangun kok. Gue tahu dia orang yang kuat." Mingyu menepuk-nepuk bahu Taehyung yang sudah luruh sejak mendengar kekasihnya itu mengalami kecelakaan dan dilarikan dirumah sakit dekat rumahnya.
Dan yang baru Taehyung tahu, dari Mingyu; Jeongguk berencana kerumahnya untuk menanyakan suatu hal, tapi bagaimana mobil Jeongguk menabrak, itu seperti arah pulang dari rumah Taehyung. Jadi, Jeongguk tertabrak saat perjalanan pulang setelah dari rumahnya.
Tapi dia tidak melihat Jeongguk sama sekali.
Taehyung mengusap air matanya yang jatuh berkali-kali, membuat gadis yang melihatnya merasa iba. Dia hafal Taehyung tak semudah itu menangis, dan sekarang tangisannya tersedu-sedu. Gadis cantik itu menempatkan dirinya duduk disebelah Taehyung. Mengusap bahu Taehyung sayang.
"Kak, mau peluk?"
Taehyung menoleh, dan langsung memeluk gadis disampingnya itu dengan erat. Mingyu yang menatap itu merasa bingung. Karena tidak pernah melihatnya dikampus.
Gadis itu menepuk puncak kepala Taehyung beberapa kali. "Kak Jeongguk bakal bangun, okay?"
Taehyung mengangguk, melepaskan pelukan hangat dari si gadis. Tangisannya agak reda. Terlalu asyik memeluk gadis itu membuat Taehyung lupa akan kehadiran Mingyu.
"Mingyu, makasih ya."
Mingyu mengangguk.
"oh iya. Btw ini Taera, adik kandung gue." Taehyung menunjuk gadis disebelahnya. Taera tersenyum.
Mingyu paham, ia kira tadi Taera adalah orang asing atau orang yang berpotensi mengganggu hubungan Taehyung dan Jeongguk.
"Taera."
"Mingyu."
Keduanya melepaskan jabatan tangan.
"Mingyu lo bisa balik, biar gue aja yang jaga Jeongguk. Oh iya, Taera, kamu juga sana balik. Kamu baru sampe tadi pagi dari Jerman. Pasti kamu capek. Nanti makannya beli aja ya?"
Taera mengangguk.
"seriusan lo nggak apa-apa sendirian jaga Jeongguk?" tanya Mingyu memastikan.
"nggak apa-apa."
Mingyu menghela nafas pelan. "yaudah, gue tinggal dulu. Orang tuanya Jeongguk bakal dateng besok pagi kayaknya soalnya ini udah malem. Mereka pas gue telfon langsung berangkat kesini. Gue besok subuh balik kesini. Tolong ya kabarin gue kalo mereka udah dateng?"
Taehyung mengangguk, lalu matanya menatap Taera. Adik kecilnya itu pasti sedang bingung. Dan Taehyung baru ingat ini sudah hampir tengah malam.
"Gyu?"
"hm?" Mingyu mengangkat kedua alisnya bertanya.
Matanya mengikuti gerak Taehyung yang menoleh pada adiknya, Taera.
"boleh sekalian minta tolong anterin Taera? Gue takut dia balik sendirian. Apalagi ini udah hampir tengah malem." kata Taehyung dengan sendu. Lalu ia menambahkan,

KAMU SEDANG MEMBACA
Our Story [KTH&JJK]
Aléatoire[taekook] Jeon Jeongguk itu suka cewek. Agak kesel kalau temen-temennya ngegodain dia tentang Kim Taehyung; si kating ganteng idaman penjuru kampus yang 'katanya' naksir dia. Mau itu gosip atau bukan, Jeongguk tetap nggak suka. Mau Taehyung seganten...