07 . Jalan - jalan ?!

1.1K 130 16
                                    


Dikelas jisoo hanya merenung memikirkan mantannya yang kemarin menanyakan dirinya lewat rose.

"Jis napa sih bengong mulu"tanya rose yang kesal melihat sahabatnya itu diam sedari tadi.

"Ha? eh-- gue gapapa kok"

"Gapapa apanya! Lo diem mulu ga merhatiin dosen"
"Ah gimana sih lu jis ih gemes gue"rose megang kepala jisoo terus digoyang goyang gemes.

"Berhenti rose ishh berantakan rambut gue"

Rose tidak mendengerkan ucapan jisoo dia malah lebih kenceng goyangin pala jisoo sampe satu suara menghentikan aktifitas rose.

"Rose! Jisoo!"

Rose langsung menrunkan tangannya saat mendengar dosen berteriak, dan jisoo langsung membenarkan rambutnya yang berantakan layaknya singa.

"Rose kamu ngapain goyang goyangin pala jisoo?!"kata Pak daniel

"Emh-- itu pak dirambut jisoo tadi ada.."
"Laba laba! Ah iya laba laba!"sangkal rose

Rose langsung injek kaki jisoo supaya jisoo bicara juga.

"Awh!-- iya pak tadi dikepala saya ada laba laba jatuh!"

Dosen itu hanya memicingkan matanya tajam sebelum melanjutkan kegiatan materinya.

****

"huft lu sih rose ah goyang goyangin kepala gue napa sih"misuhnya sambil memukul lengan rose --pelan.

"gemes jis hehe"

Jisoo cuma memutar bola matanya malas sebelum melanjutkan jalannya ke arah kantin.

"Eh jichu mau ke kantin ya?"sapa seseorang yakni sibantet jimin.

"Bukan mau ke pluto mau ikut lo?"guraunya

"Ikut dong kapan lagi coba gue ke pluto"jawab bolotnya bantet.

Ctakk

"Ampun deh gue punya sahabat ke lo jim" Jisoo langsung menepuk jidatnya pasrah nanggepin sifat bolotnya jimin hingga datang dua ekor anak itik dari belakang jimin.

"Bang jimin kemana aja sih!" Gertak si gigi kelinci dengan nafas terengah serta keringat yang bercucuran membuat aura menjadi ambigu.

"Apasih lo berdua ngintilin gue mulu risih tau ga" Balas kesal jimin kearah dua orang yang sedari tadi mengikutinya siapa lagi kalau bukan Jungkook dan juga Taehyung, hanya untuk menagih taruhan bermain Ludo kemarin yakni mentraktir mereka berdua dikantin.

Jisoo dan Rose hanya menatap mereka bertiga dengan tatapan datar tanpa ekspresi apapun.

"Jis cabut yu laper" Ucap rose yang memang sudah benar benar lapar.

"Ih teh jichuu ikutt nanti ditraktir bang jimin!" Potong jungkook sebelum jisoo membuka mulutnya.

"Eh apa apaan! Gue mau traktir lo berdua doang ga sama si pirang aneh itu! Kalo jisoo sih hayu" Cetus jimin sambil melirik orang yang ia sebut si pirang aneh , yang ditatap hanya melayangkan tatapan sinisnya.

"Apa kata lo?! Pirang aneh huh?!" Gertak rose tak terima.

"Emang aneh" Singkat, jelas, padat itu yang dilontarkan jimin. Sedangkan rose hanya mangut mangut dan berjalan kesal menuju kantin tanpa jisoo:(

"Kalian kenapa sih? Kok pada ribut?" Nah ini si alien otak lemot siapa lagi kalo bukan taehyung, padahal dia dari tadi disitu menyaksikan duel maut antara bantet dan pirang tapi tetap saja tidak paham? Memang harus kembali ke pluto ini alien satu.

"Hayu ah lama kalian" Pergi jisoo menyusul teman sebangkunya Rose.

*****

"Ih ini jimin lama banget sih!" Gerutu jisoo kesal sambil memegang ponsel harap harap jimin menelfon

Drrtt drttt

Yang ditunggung akhirnya menelfon dengan cepat jisoo mengangkatnya.

"Jimin lo dimana sih!"

"Maaf jis gue gabisa jemput lo gue lagi kena masalah sama guru bk"

"Lo ngapain lagi sih?!"

"Gue, taehyung, sama jungkook ga sengaja nyiram air ke bu Ayu"

"Astagfirullah kamu ini berdosa banget"

"Aku itu solimi"

"Solimi solimi! Solehah!"

"Ahaha udah jis gue lagi digeplak ama bu ayu bay"

"Tiati pala lo copot jim ahaha"

"Yakali"

--tuttt

Jisoo menghembuskan nafasnya kasar, sekarang dia harus pulang naik apa? Suga sedang ada les piano, mau naik ojol dia gapunya kuota kebiasaan pake wifi dirumah.

Setelah lama berfikir dia memutuskan untuk naik angkot, gapapalah sekali sekali. Tapi saat sedang menunggu angkot dia malah dikejutkan dengan suara klakson motor berwarna merah yang berhenti tepat dihadapannya.

"Mau nebeng ga?" Ucap si pengendara itu setelah itu membuka helmnya yang membuat jisoo terkejut bukan  kepalang.

"T - ttaeyong?" Ucap jisoo tekejut.

"Hai jisoo! Apa kabar?" Tanya taeyong dengan senyum manisnya yang membuat siapapun meleleh dibuatnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Hai jisoo! Apa kabar?" Tanya taeyong dengan senyum manisnya yang membuat siapapun meleleh dibuatnya.

"Oh h-hhai bbaik kok" Ucap jisoo dengan membalas senyuman tak kalah manis dari taeyong.

"Mau pulang? Bareng yuk" Ajak taeyong.

"Ha? Eh gausah mau naik angkot aja" tolaknya

"Gapapa kok dari pada naik angkot mending bareng gue hemat ongkos"

Jisoo berfikir sejenak, benar apa kata taeyong lebih hemat jika nebeng ke dia. Tapi tapi gengsinya itu lohh

help me batin jisoo.

"Heh malah ngelamun"

"Eh boleh boleh dehhemat ongkos hehe" Seakan tersadar jisoo langsung nyengir memaerkan deretan gigi rapi nan putih itu.

"Nih helmnya" Ucapnya menyodorkan helm ke jisoo dan setelah itu josoo langsung naik motor.

Dan taeyong langsung menancapkan gasnya, setelah agak jauh dari sekolah jisoo baru menyadari bahwa ini bukan jalan kearah rumahnya melainkan ke kota.

"Yong kok kesini?" Tanya jisoo heran dengan sedikit berteriak.

"Jalan - jalan bentar gapapa kali jis"

Tbc.

'I B U   D A D A K A N' [TAHAP REVISI]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang