☁️
Setelah waktu Ashar dan saat ini jam menunjukan pukul 16.15 Aku dan Zahra sudah siap akan ke area berkuda, Zahra sangat antusias saat aku mengajak dia berkuda bahkan saat ini Zahra sudah bisa mengendalikan nafasnya saat berkuda.
"lh Nduk kamu dan Zahra mau kemana sudah rapih? "tanya Umi saat aku akan meminta izin.
"mau ke Area berkuda Umi, aku mau ajak Zahra berkuda"jawabku membuat Umi, Mbak Ning Khusnul dan Abah menatap kami.
"Zahra bisa berkuda? "tanya Mbak Ning Khusnul terkejut.
"bisa Mbak Ning, kemarin saat di Pesantren Abi juga dia berkuda selama 2 hari setiap sore"
"walah, keturunan atau bagaimana satu keluarga bisa berkuda semua"ucap Mas Gus Fauzan.
"yaudah Umi, Abah Na izin ke area berkuda dulu"
"iya Nduk"
Aku dan Zahra pun langsung ke Area berkuda di seoanjang perjalanan satriwati menyapuku bahkan ada yang menyapa Zahra dan memang Putriku itu anaknya yang ceria jadi dia ramah kesiapapun, sampainya di Area berkuda aku melihat Mas Alif dan Fian sedang berbicar.
"Abi... "teriak Zahra yang langsung lari ke arah Mas Alif.
"lh sayang ngapain ke sini? "tanya Mas Alif kepada Zahra.
"Aku mau belkuda Abi, ya kan Umma? "
"iya sayang"
"Afwan Ning, mau menunggang?"tanya kang Yudi kepadaku.
"iya Kang, tapi tolong pandu putri saya ya dia ingin belajar berkuda"ucapku dan Zahra pun langsung memilih kuda mana yang akan di tunggangi.
"Mas dan Fian sedang apa disini? "tanyaku.
"gak ngapain-ngapain tadi Mas kesini eh ada Fian lagi latihan berkuda, Aku baru tau lh pesantren ikut lomba berkuda dan Fian yang dikirim untuk mewakili pesantren"ucap Mas kepadaku dan Aku tersenyum kearah Fian.
"Tyty bangga sama Abang"ucapku.
"kamu mau menunggang sayang? "tanya Mas Alif kepadaku.
"iya dong, kesini hanya melihat itu gak enak Mas"ucapku diiringi dengan tawa.
Aku berjalan menuju kandang kuda dan meminta penjaga untuk mengeluarkan kudaku yang berwarna putih, Aku mengusap kepala kudaku dan membawanya ke Area berkuda.
Aku memakai beberapa peralatan berkuda dan langsung menunggang bahkan dari atas kuda Aku bisa melihat Zahra yang sangat menikmati berkuda, dia sana pun ada Syauqi yang juga sedang berkuda.
"Bismillahirahmanirahim"ucapku dan langsung memulai berkuda.
Ntah kenapa aku kalau berkuda semangatku sangat menikmat bahkan bisa membalikan moodku, Mas Alif trus tersenyum melihatku berkuda waktu pun semakin sore dan Aku pun memutuskan untuk menyudahi berkuda tapi saat Aku akan turun tiba-tiba tubuhku terjatuh karna kehilangan keseimbangan.
Pinggangku rasanya sangat sakit, semua orang yang melihatku terjatuh terkejut dan langsung menghampiri ku terutama Mas Alif yang langsung menunjukan wajah khawatir.
"Sayang, kamu gpp? Ada yang sakit? Ada luka?"tanya Mas Alif kepadaku dan Aku hanya tersenyum tipis 6, Mbak Ning Khusnul, Mbak Ning Syifa, Mas Gtus Fauzan dan Mas Gus Rizky terkejut melihatku yang di gendong oleh suamiku.
"Astagfirullah alazim, Nduk kamu kenapa Nak? Nak Alif Husna kenapa? "ucap Umi penuh dengan kekhawatiran.
"Husna jatuh dari kuda Umi"ucap Mas Alif dan Izin membawaku ke kamar.

KAMU SEDANG MEMBACA
MY LIFE ( ON GOING )
Romance🌜 My Life🌛 بسم اللله الرحمن الر حيم وَعَسَىٰ أَن تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَن تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَّكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنتُمْ لَا تَعْلَمُونَ "Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu tetapi ia baik b...