[⚠️BELUM DI REVISI! DI REVISI SETELAH TAMAT⚠️]
[Follow Baru Baca]
Rosa Agatha Beatrix, seorang remaja cantik pindahan dari SMA Cendrawasih yang jutek, cuek, namun baik hati.
Remaja? Ya dia Remaja cantik yang sekarang duduk di Sekolah Menengah Atas t...
Ulang tahun adalah hal yang paling bahagia, namun tidak dengan ku ~Rosa
Haloow gaes👋🏻
Apa kabar? Semoga sehat selalu, ya🤗 Maaf banget aku baru bisa Up🙏
Gimana buat part sebelumnya? Semoga kalian suka, ya🙏
Jangan lupa vote, komen, dan share cerita ini ke temen-temen kalian🙏
Selamat membaca🖤
***
Pagi yang cerah dan udara yang segar. Rosa bangun dari ranjangnya kemudian melihat kalender. Dia bahagia, karena hari ini adalah ulang tahunnya yang ke-17 tahun. Sudah dewasa tapi sifatnya masih seperti kekanak-kanakan.
"Pa, sekarang Oca ulang tahun. Pengen deh rasanya kita sama-sama ngerayain ulang tahun Oca. Papa ada di samping kanan Oca, mama di samping kiri Oca, dan abang Richard di samping kiri Papa. Tapi semua itu cuman khayalan aja ya, pa," Rosa sangat menginginkan hal itu terjadi.
Hari ini adalah hari yang sangat dinanti-nantikan oleh Rosa.
Rosa turun ke lantai utama. Dia hendak menemui seorang wanita paruh baya yang sangat dia sayangi. Mia. Dia orang pertama yang sangat disayangi Rosa. Walau begitu, Rosa tidak pernah mendapat balasan dari perlakuan baiknya.
Tok! Tok! Tok!
Beberapa ketukan pintu yang dilakukan oleh Rosa. Namun, tidak ada satu katapun yang terdengar olehnya.
"Ma..." panggil Rosa sembari mengetuk pintu kamar Mia.
Tok! Tok! Tok!
"Ma? Mama didalam ya? Ini Oca, ma," teriaknya, tapi tidak ada suara yang terdengar di balik pintu kamar itu.
Akhirnya Rosa memanggil Richard dan menyuruhnya untuk membukakan pintu kamar milik Mia.
"Bang, tadi Oca panggil-panggil mama tapi mama gak jawab semua panggilan Oca," katanya, membuat Richard langsung membuka pintu Mia dengan kunci cadangannya.
"Lo bego amat sih! Disini ada kunci cadangan, malah panggil gue!" bentak Richard. "Kan cuman abang aja yang tau kunci cadangan kamar mama," jawabnya.
Tidak usah berlama-lama, Rosa langsung mencari keberadaan mamanya. Di kamar mandi, di balkon bahkan kamar kecil sebut saja perpustakaan kecil milik mamanya. Mamanya suka mengoleksi beberapa buku yang menurutnya penting.
Setelah mereka berdua mencari Mia, Rosa menemukan secarik kertas yang ditulis dan ditandatangani oleh Mia.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.