🍂Jalan bersama Arga🍂

34 5 0
                                    

Happy Reading

Sertakan vote dan komen kalian

🤍🤍🤍🤍

"Arsen," gumam Raina yang melihat Arsen yang berada di dalam mobil bersama Mami dan Papinya

Raina tak henti-hentinya melihat Arsen sampai mobil Arsen tak terlihat lagi. Sampai akhirnya Raina tersadar oleh suara seseorang yang ia tunggu-tunggu sedaritadi.

"Dek!" panggil Dirga

"Eh, kak Dirga lama banget si lu jemput gue. Udah dari tadi ni gue nunggu kakak." omel Raina di depan Dirga

"Hehehe maaf ya dek, tadi kakak jemput kak Nesya dulu," kata Dirga sambil tertawa kecil

"Kak Nesya?" tanya Raina yang bingung

"Iya, itu dia," kata Dirga sambil menunjuk dari arah belakang Raina , sontak Raina langsung mengalihkan pandangannya.

"Wah cantik banget," gumam Raina yang masih bisa di dengar oleh Dirga.

"Hay Raina," sapa Nesya

"Ha-hai kak," jawab Raina gugup

"Kenali aku Nesya temen kakak kamu," ujar Nesya sambil mengulurkan tangannya ke arah Raina.

"Aku Raina kak," kata Raina sambil menerima uluran tangan Nesya.

"Kakak cantik banget, kakak jadi pacarnya kak Dirga aja ya, nanti ajari Raina gimana Caranya jadi cantik." kata Raina tanpa basa basi

"Heh, apaan si lo dek," omel Dirga

"Hehe iya-iya nanti aku ajari ya," kata Nesya sambil tertawa.

"Yauda yuk pulang," ajak Dirga, yang di angguki oleh Raina dan Nesya.

"Eh kak Nesya duduknya di depan aja biar Raina yang di belakang," ujar Raina yang melihat Nesya membuka pintu belakang mobilnya.

"Gak papa ni Ra?" tanya Nesya ragu

"Iya kak gapapa," balas Raina

Setelah di dalam mobil Raina terus saja mengobrol pada Nesya, sampai mereka lupa di dalam mobil itu ada Dirga.

"Kakak kok mau si pacaran sama kak Dirga. Kak Dirga kan jelek, bawal, jarang mandi, suka ngupil lagi hehehe," ledek Raina, Dirga yang mendengarnya pun hanya menghela nafasnya. Dan Nesya yang mendengar penuturan Raina yang super transparan tentang kakaknya hanya tersenyum.

Mengapa Dirga tidak marah jika Raina berkata seperti itu pada orang-orang yang berada di sekitar Dirga terutama pada perempuan? Yaitu karena Raina tidak ingin kakaknya lebih akrab dengan orang lain ketimbang dirinya.

"Kita gak pacaran kok Ra kita hanya teman," pungkas Nesya sambil tersenyum ke arah Dirga.

Setelah sampai di rumah Raina melihat Mama dan Papanya berdiri di depan pintu dengan wajah yang panik.

"Ma, Pa kalian kenapa?" tanya Raina

Grep

Bukannya menjawab pertanyaan Raina, Cantika malah memeluknya.

"Mama kenapa kok Mama nangis?" tanya Raina yang merasakan bahu Cantika       bergetar karena menangis.

"Mama gapapa kok sayang, Mama cuma rindu aja sama kamu," balas Cantika sambil melepaskan pelukannya.

Raina yang mendengar jawaban dari Mamanya pun mengerutkan keningnya karena bingung.

"Yauda yuk kita masuk," ajak Cantika.

My Best Friend Choice [Completed] ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang