"Andainya dulu bersahabat tanpa perasaan yang terlibat, mungkin takkan serumit ini"
"Gila apa ya, kayaknya baru kemarin kita bagi rapor udah mau libur lagi" celetuk Rosa yang sedang meminum teh gelas.
"Yaelah, kebanyakan main sosmed lu mah, kaga belajar makanya kerasa cepet" sahut Lina cepat.
"Apa iya ya, eh btw kalian udah daftar kuliah?" Tanya Rosa spontan.
Uhukk uhukkk
Mendengar ucapan itu gue keselek basreng."Lo kenapa Sa, keselek cinta Yugo?" Mulut Rosa rasanya pengen gue tarik
"Matalo, keselek basreng anjir" dalam hati gue mikir, oiya ya, kenapa gue ga daftar kuliah, bentar lagi gue lulus. "Lah emang kalian orang udah daftar?" Tanyaku
"Yaa biasa lah Sa, Lo tau sendiri Mak gue kayak apa, gue suruh mandiri daftar sendiri, ngapa ngapain sendiri" kata Lina dengan muka cuek.
"Lah Mak gue maksa gue di univ negeri, gue ini males bener ya suruh persiapan ini lah, itu lah, katanya gue suruh lewat jalur SNMPTN kalo ga SBMPTN, ya kan ngaco" kata Rosa nyolot
Spontan gue sama Lina ketawa
"Yang bener aja, lu mending nyogok ae lah Ros, bapak Lo kan berduit, daripada ga keterima di negeri" sahut Lina.
"Bagus lah Ros, Mak Lo pengen yang terbaik buat Lo"
Rosa tak menggubris sama sekali, Rosa orang yang instan, semua harus cepat dan tak mau melewati proses. Sedangkan Lina orang yang cuek, ia hanya hidup sesuai alur, tanpa rencana.
"Eh jangan lupa Natal main kerumah ya, tinggal 5 hari lagi" ucapku
"Ogah, gue ga akan kesana kalo ga dikasih makan" kata Rosa
"Gue kasih pasti, buat Lo spesial"
"Lah buat gue ga spesial gitu?" Protes Lina.
"Spesial linaaaaaaaaa" jawabku dan Rosa kompak sambil mencubit kecil Lina.
Setiap Natal kedua sahabat gue ini selalu dateng kerumah, begitupula gue, idul Fitri gue juga selalu dateng ke rumah mereka.
Walau beda keyakinan, itu tak melunturkan persahabatan diantara kami.Duaarrrrrrr
Gue dan kedua sahabat gue yang lagi duduk di taman sekolah tiba tiba dikagetin sama Bimo
"Eh anjir eh anjir eh anjir" latah Rosa.
"Kampret Lo Bim, jantung gue lari nih" geramku.
"Ahahaha, sorry sorry"
"Gue tau, Lo kesini pasti mau ngajak Lina balik bareng kan, udah sana pergi pergi, kita disini aja ya ga Sa" kata Rosa.
"Tau aja si centil, yaudah yuk Lin" ajak Bimo "duluan ya"
"Yaaa sana pergi aja ga usah balik" jawab Rosa
Lina dan Bimo pulang bareng, gatau pulang atau mampir ke mana juga hanya Tuhan dan mereka yang tau.
Dari kejauhan gue liat sosok bercahaya dengan tas hitam dan nenteng helm, yupp Yugo.

KAMU SEDANG MEMBACA
Ayo Jatuh Cinta [Completed] ✓
Roman pour Adolescents"Sa" panggil Yugo. "Apa" jawabku deg degan. Kenapa tiba-tiba suasana jadi menegangkan gini. "Saat ini gue ga lagi jatuh cinta" Yugo diem. Gue mikir dia ga mau pacaran. Tapi dia lanjut ngomong "tapi bangun cinta, dan itu sama Lo Sa." Deg Jantung gue...