Menjadi pengantin dadakan

873 39 0
                                    

"Bagaimana ini? Keysha menghilang tidak bisa di hubungi pah?"

"Bagaimana bisa, dia menghilang di hari pernikahan ini? Aku tidak enak hati, sangat malu dengan Pak Wijaya." ujar Pak Hermawan marah dan frustasi.

"Aku ga tau pah kemana perginya anak itu, subuh tadi saat aku mau menjemput nya ke kamar dia sudah ga ada." ujar bu Ambar dengan menangis.

"arrgghh...anak Kurang ajar, tidak tau diri, beraninya mempermainkan orang tua." ucap pak Hermawan murka.

Sementara di tempat lain semua sedang sibuk merapikan dekorasi dan mempersiapkan segalanya.

"Pah, papa,,," Panggil bu Ayu pada suaminya dengan nada panik.

"Ada apa sih ma panik begitu."

"Ini loh Pa, barusan mama terima telepon dari Ambar katanya Keysha pergi pa, Keysha hilang, bagaimana ini? Ucap Ayu panik.

"Kurang ajar, bagaimana ini bisa terjadi? teledor kali Hermawan sampai-sampai anak pergi dari rumah dia tidak tahu. Lalu bagaimana dengan pernikahan ini, bisa malu kita semua Ma." Pak Wijaya marah.

***
"Ada apa ini? kenapa begitu tegang?" Bayu datang dengan pakaian tuxedo putih yang telah menempel sempurna pada tubuhnya.

"ini loh Bay, Keysha menghilang. Dia kabur dari rumah?" Bu Ayu menjelaskan.

"Bagaimana bisa Ma, Pa?" Bayu terkejut, namun hatinya juga senang. Karena dari awal dia memang tidak menyukai perjodohan ini, tapi Karena tidak ingin mengecewakan orang tuanya, makanya dia menurut saja. Apalagi Keysha bukan tipe wanita idamannya. Bayu memang dekat dengan Keysha namun dia hanya menganggapnya seorang adik saja, tidak lebih.

"Berani sekali dia memperlakukan kita seperti ini, dia yg menyarankan perjodohan ini, dia juga yg membuatnya berantakan" Pak Wijaya mengepalkan tangannya menahan amarah

"Lalu bagaiman ini Pa?" Bu Ayu panik.

Pak Wijaya nampak berfikir.

"Kita harus mencari Pengantin Pengganti secepatnya, Karena ini tidak mungkin dibatalkan." Ujarnya.

"Mau cari pengantin wanita kemana Pa? Papa ga boleh gegabah, masa depan anak kita taruhannya Pa." Bu Ayu mengingatkan.

"Bi Yanti tolong panggil Aini kemari." Perintah Pak Wijaya pada asisten rumah tangga kepercayaannya.

"Baik Tuan."

***
Tak lama Bi Yanti dan Aini datang.
"Maaf tuan, ada apa tuan besar memanggil ku?" Tanya Aini sopan.

"Bi, bawa Aini ke atas tempat dimana para perias itu menunggu, katakan pada mereka bahwa Ainilah pengantin wanitanya." Perintah Pak Wijaya tegas.

Semua yang mendengarnya terkejut.

"Maaf, maksud Tuan besar bagaimana ya?" Aini memastikan kembali apa yang dia dengar.

"Hari ini kamu akan menikah dengan anak Saya, menggantikan Keysha yang hilang. jadi bersiaplah." Terang Pak Wijaya.

"Tapi tuan,,,"

"Saya ga suka di bantah. Bi, cepat bawa Aini ke atas. sebentar lagi acaranya akan di mulai." perintah Pak Wijaya.

Bi yanti mengangguk dan segera mengajak Aini menuju tempat yang diperintahkan.

Pengantin PenggantiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang