Mourichi855
- Reads 3,315
- Votes 356
- Parts 33
Est tahu hidupnya adalah sebuah draf yang tak akan pernah selesai direvisi. Dengan penyakit kronis yang perlahan merenggut napasnya, ia memilih menghabiskan sisa harinya dalam diam-menuliskan perasaan yang tak pernah berani ia suarakan. Target utamanya sebelum titik terakhir tiba hanya satu: menemukan kembali William, sosok dari masa lalu yang menjadi alasan setiap kata rindu dalam novelnya tercipta.
William adalah cahaya yang terlalu terang bagi Est yang terbiasa sembunyi dalam bayang-bayang. Namun, ketika takdir mempertemukan mereka kembali di bawah langit Thailand yang lembap, Est dihadapkan pada pilihan sulit. Haruskah ia mengungkapkan rahasia yang ia simpan di balik layar laptopnya, atau membiarkan cintanya terkubur bersama naskah yang tak kunjung usai?
"Karena mencintaimu dalam diam adalah satu-satunya cara aku memastikan kita tidak akan pernah berakhir dengan kata perpisahan."