dramione hurt
3 storie
DRAMIONE : DON'T HURT MY DEATH EATER di ImQueeniesya
ImQueeniesya
  • WpView
    LETTURE 128,143
  • WpVote
    Voti 14,971
  • WpPart
    Parti 27
"Lucius Malfoy. Dengan semua tindak kejahatan yang kau lakukan, berdasarkan keputusan persidangan Wizengamot akan menjalankan hukuman mati. " "Narcissa Malfoy nee Black. Anda memang bukan pelahap maut, tapi anda ikut andil dari beberapa penyerangan pelahap maut, anda juga merupakan otak di balik masuknya pelahap maut ke dalam Hogwarts. berdasarkan hasil persidangan Wizengamot kau akan menjalankan hukuman mati." "Draco Lucius Mal-" **** "DIA MELARIKAN DIRI!!!" Seru kepala Auror. "Siapa?" "Draco Malfoy berhasil melarikan diri!" Kingsley Shacklebolt berdiri dari bangkunya. "Find him and- ".... Kill him!" *** Draco Malfoy berdiri dengan pakaian lusuh dan rambut kusamnya, sedang tangannya memeluk sebuah buntalan berisi kehidupan. Mata perak itu menatap seorang gadis berambut coklat di hadapannya dengan amarah yang dingin. "Kalian pikir kalian andalah pahlawan, Granger? Kau pikir kalian berdiri di sisi cahaya?" Draco Malfoy bertanya dengan dingin. "Yeah benar, tangkap aku dan bunuh semua pelahap maut sampai ke akarnya. Aku yakin Potty akan menganggap bayi kecilku juga ancaman dan membunuh dia." Tangan pucat itu membuka buntalan di pelukannya. Seorang bayi kecil berambut pirang dan mata perak melihat ke arah Hermione Granger dengan tatapan polos. "Dia.... Dia yang hanya kupunya." Bisik Draco putus asa.
The Hell Inside (Dramione) di diaherfira
diaherfira
  • WpView
    LETTURE 106,821
  • WpVote
    Voti 11,742
  • WpPart
    Parti 26
Perang telah berakhir. Golden trio mencapai masa-masa keemasan mereka. Harry Potter, telah menjadi kepala Auror dan akan segera menikah dengan Ginny Weasley. Ron Weasley, yang mereka pikir akan mengikuti jejak Harry, nyatanya lebih memilih mengembangkan usaha bersama George. Bukan hanya mereka, hidup seorang Hermione Granger pun berubah. Ia telah mengulang tahun ajaran di Hogwarts--bersama sebagian besar teman-temannya--dan lulus dengan nilai memuaskan. Gadis 'singa Gryffindor' itu, sekarang tengah menyibukkan diri, bekerja di kementrian sihir bidang Perlindungan dan Pemeliharaan Satwa Gaib maupun S.P.E.W-nya. Ia menempati sebuah flat sederhana di sekitar tempat kerja, sesuai dengan apa yang diinginkan--meskipun, hidup golden trio selalu di atas kata berkecukupan. Suatu hari, Hermione yang sedang terburu-buru, hanya membuka pintu flatnya, dan mendorong asal tanpa memastikan pintu itu telah tertutup dengan benar. Gadis 'singa' yang bergegas untuk kembali ke kementrian--tak menyangka--mendapati seorang lelaki tengah bersembunyi di dalam flatnya--dengan seorang bayi. Dan yang lebih mengejutkan lagi, orang itu adalah musuh bebuyutannya dulu, sewaktu di Hogwarts. "Apa yang kau lakukan di sini, Malfoy?!" Ya, dia ... Draco Malfoy. Seorang penyihir berdarah murni dengan segala hidup aristokratnya, diburu oleh segerombolan Auror. Mantan death eater, buronan, bahkan sekarang ia dijebak oleh situasi yang membuatnya menjadi seorang pembunuh. Genre : Fantasy Fan Fiction from Harry Potter © J.K. Rowling, Romance-Hurt Pairing : Draco Malfoy Hermione Granger Start : Monday, April 8, 2019 End :
APPLES (DRAMIONE) di diloxy04
diloxy04
  • WpView
    LETTURE 29,190
  • WpVote
    Voti 3,237
  • WpPart
    Parti 9
(COMPLETE). DRAMIONE by Diloxy: Gelang bertuliskan 'gangguan mental' melingkar di pergelangan tangannya. Tatapan kosong. Hidup di ambang kematian. Dengan luka-luka berat bekas peperangan. Dengan luka lama akibat benda bulat berwarna merah mengkilap, yang membuat gadis itu harus melempar tamparan keras ke wajah Draco.