aesenitisa
- Reads 797
- Votes 322
- Parts 12
Namaku Reina Benediximus Caelum. Papa yang memberiku nama itu dengan harapan aku bisa membawa keberuntungan dan keajaiban bagi keluarga Caelum. Aku hidup dikeluarga yang berkecukupan. Namun, aku punya satu masalah yaitu mamaku. Mama mengidap BPD atau gangguan kepribadian ambang. Mama sering marah-marah tidak jelas ketika moodnya buruk atau bahkan berperilaku yang impulsif. Aku berusaha melakukan apapun yang disuruh mama agar mood mama tetap baik. Hal itu terkadang yang membuatku tidak suka dirumah. Meski demikian, aku tetap sayang dengan mamaku.
Namun, aku merasakan hidupku perlahan-lahan hancur. Aku kehilangan orang tuaku. Sahabat-sahabatku juga tiba-tiba menghilang. Aku tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Aku merasa dipermainkan oleh takdir.
...
"Kamu tidak bisa lari, Reina. Ini adalah takdir hidupmu. Orang tuamu harus membayar atas kelakuan mereka dimasa lalu. Matikan hatimu. Tulikan pendengaranmu dan butakan indra penglihatanmu. Dengan begitu kamu bisa tetap hidup."
~Samuel Danendra Sebastian~