DanyHenz
- Reads 2,893
- Votes 49
- Parts 1
Tiba-tiba pukulan telapak tangan mendarat ke pundak ku. Aku tersontak kaget dan segera menoleh ke belakang. Pak Ian, biasa aku memanggilnya, mempunyai sifat yang baik dan ramah. Diumurnya ke 39 tahun, wajahnya masih terlihat tampan, tubuhnya yang tingginya sekitar 170cm dan padat dan kulitnya yang putih, membuat ia selalu cocok dengan pakaian apapun. Aku suka dengannya. Apalagi ketika kami sedang berbincang-bincang berdua saja. Sambil mendengarkan apa yang dibicarakannya, aku sambil membayangkan aku bisa berpelukan dengannya diatas ranjang tanpa sehelai benang pun. Haaa..tapi itu hanya hayalan siang bolong ku saja.