maasnamlg_
Pasca kecelakaan delapan tahun yang lalu dan melibatkan seorang anak kecil bernama Aileen, keluarga Adharma menjadi sangat posesif terhadap Aileen bahkan hingga Aileen menginjak umur yang ke lima belas tahun.
Berkat sifat posesif dan selalu memanjakan Aileen, gadis itu tumbuh tidak bisa melakukan apa-apa bahkan hal sesederhana apapun seperti menyimpulkan tali sepatu, memasang dasi dan masih banyak lagi.
"Sini abang sisirin rambut Ai ...."
"Biar Papa aja ...."
"Eh? Kak Ai mau mandi? Sini, Atha udah siapin air anget ...."
"Sini aku bantu ...."
"Jangan kecapekan Ai ... gak usah ikut olahraga ya? Biar aku lapor sama Pak Rio."
"Berangkat biar Papa anter ya?"
"Pulang biar sama aku ya?"
Aileen mengerti kenapa keluarga memperlakukannya demikian. Aileen juga senang diperhatikan.
Hingga semesta menghantarkannya bertemu dengan Alsaka Laskmana, cowok dingin yang begitu kaku memperlakukan Aileen.
"Lo pacar gue sekarang kalau ada apa-apa minta bantuan gue aja." Alsaka bergumam pelan.
Aileen yang mendengarnya mengernyit bingung. "Tapi Ai udah punya pacar."
"Siapa?"
"Abang. Kata Papa kalau pacaran itu harus sayang. Ai sayang abang makanya Ai pacaran."
Bukan hanya sikap saja yang kekanakan tapi otaknya juga seperti itu.
Alsaka tampak terdiam sejenak. "Lo sayang sama abang lo tapi gak cinta. Lo cintanya sama gue. Itu berarti lo pacaran sama gue," cowok itu bergumam lagi.
Aileen menyipitkan kedua matanya. "Cinta?"