padi1537494
Aku anak Tengah
Yang selalu mengalah, terlalu biasa disalahkan, dan akhirnya belajar diam agar tidak dianggap beban.
Di rumah aku selalu di tengah, tak pernah paling diperjuangkan, tak pernah paling diingat.
Di tempat kerja, aku pura-pura bodoh kau mah karena pintar justru membuatku disingkirkan.
Dalam cinta kok ma aku selalu kalah sebelum sempat berharap titik bahkan calon yang belum sempat jadi apa-apa direbut sepupuku sendiri.
Saat keluarga mulai menjodohkanku dengan orang yang masih satu silsilah, Aku lelah melawan.
Lelah menjelaskan
Lelah mengajar apapun yang tak pernah benar-benar milikku
Lalu aku berhenti
Berhenti berharap
Berhenti mengajar
Berhenti bertanya kenapa hidup selalu tertinggal dariku
Di sebuah perjalanan kereta api, diantara stasiun dan tujuan yang sama-sama asing, takdir menyapaku tanpa rencana
Bukan sebagai hadiah, tapi sebagai pertemuan yang sederhana kok ma jujur, dan tidak memaksaku menjadi siapa-siapa
Mungkin benar, ada orang yang tidak ditakdirkan untuk menang di awal.
Tapi saat ia berhenti berlari takdir justru berjalan mendekat.