menjura pada sejarah
5 historias
(1926) Aksi Massa - Tan Malaka por GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    LECTURAS 34,306
  • WpVote
    Votos 632
  • WpPart
    Partes 14
Bangsa Indonesia yang sejati dari dulu sampai sekarang masih tetap menjadi budak belian yang penurut, bulan-bulanan dari perampok-perampok bangsa asing. Bangsa Indonesia yang sejati belum mempunyai riwayat sendiri selain perbudakan. Hanya aksi massa yang bisa membebaskannya... Ditulis oleh Tan Malaka pada tahun 1926 di Singapura. Sumber: Diambil dari buku "Aksi Massa" terbitan Teplok Press, 2000. Diambil dari Marxist.org Diunggah kesini untuk tujuan pendidikan.
Madilog - Tan Malaka (1943) por GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    LECTURAS 85,938
  • WpVote
    Votos 1,593
  • WpPart
    Partes 12
Ditulis di Rajawati dekat pabrik sepatu Kalibata, Cililitan, Jakarta. Di sini saya berdiam dari 15 Juli 1942 sampai pertengahan tahun 1943. Mempelajari keadaan kota dan kampung Indonesia yang lebih dari 20 tahun ditinggalkan. Pengantar Penulis pada halaman awal Madilog.
The Final Days of Batavia por Celestiavh
Celestiavh
  • WpView
    LECTURAS 1,880
  • WpVote
    Votos 216
  • WpPart
    Partes 5
Batavia di akhir tahun 1941 hingga awal tahun 1942 dalam keadaan siaga. Pasukan Jepang sudah di depan mata, hanya satu langkah lagi yang tersisa untuk merebut Batavia dari Pemerintah Kolonial Belanda. Adriaan Hendricus van Steenwijk tidak pernah menyangka bahwa pendudukan Jepang ke Batavia akan berjalan dengan cepat; membawa perubahan signifikan terhadap hidupnya yang awalnya tenteram sentosa. Hidupnya yang dahulu jauh dari musibah, kini diterpa kenestapaan tiada ujung. Adriaan harus menghadapi kenyataan bahwa Perang Raya akan selamanya mengubah tatanan hidupnya yang begitu muluk menjadi penuh rintangan. Di tengah badai yang menerpanya, Adriaan harus bertahan hidup di tengah kemelut pendudukan Jepang di Batavia hingga gejolak Masa Bersiap di Jakarta.
Perjuangan Gerilya Soedirman por MuhamadErlangga0
MuhamadErlangga0
  • WpView
    LECTURAS 4,802
  • WpVote
    Votos 98
  • WpPart
    Partes 4
Soedirman yang hanya memiliki satu paru paru saja karna sakit TBC yang parah, Tetap berjuang demi kemerdekaan Indonesia yang 100%. Dengan memimpin sebuah gerilya, yang tidak akan pernah di lupakan indonesia maupun dunia karena merupakan gerilya terbaik yang di akui dunia. "Yang sakit itu Soedirman panglima besar tidak pernah sakit" Panglima Besar Soedirman
Semaoen - Hikayat Kadiroen (1920) por GeraniumNegra
GeraniumNegra
  • WpView
    LECTURAS 128,305
  • WpVote
    Votos 6,170
  • WpPart
    Partes 8
Jalan hidup Kadiroen, pejabat lokal di pemerintahan Hindia Belanda, berubah setelah dia mendengar pidato Tjitro, seorang tokoh Partai Komunis. Tjitro bicara tentang kapitalisme, perlunya berserikat, serta komunisme. Idealisme Kadiroen sejalan dengan konsep Partai Komunis. Dia pun bersimpati dan mendukung partai itu secara diam-diam. Dia melepas kariernya di pemerintahan kolonial dan menjadi penulis pada Sinar Ra'jat, harian Partai Komunis, bahkan pernah terkena pasal delik pers (persdelict). Novel yang ditulis Semaoen ketika dirinya di penjara pada 1919 ini menunjukkan sosok Kadiroen sebagai borjuis yang menjadi pahlawan karena berupaya memakmurkan kaum tertindas. Selain itu novel ini juga menyelipkan cerita cinta Kadiroen dan Ardinah, istri seorang lurah yang terkena kawin paksa. Romansa mereka menjadi penutup seluruh kisah. --------------------- Sebuah novel klasik pra-Indonesia yang kira-kira ditulis sebelum era Balai Pustaka. Diambil dari Marxist.org, diunggah kesini untuk tujuan pendidikan.